Andi mundur, contoh budaya malu & sadar hukum
Jum'at, 07 Desember 2012 - 15:34 WIB
Andi mundur, contoh budaya malu & sadar hukum
A
A
A
Sindonews.com - Langkah pengunduran diri yang dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng dari jabatannya dinilai dapat menjadi contoh atas budaya malu dan sadar hukum untuk kemajuan bangsa Indonesia.
Hal itu disebut Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Indra, dalam rilisnya, Jumat (7/12/2012).
"Semoga budaya malu dan mau dengan sadar melepaskan jabatan yang dipegangnya (mundur) ketika seorang pejabat tersangkut kasus hukum (menjadi tersangka) menjadi budaya positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di negeri kita," ujar Indra.
Indra berharap setiap pejabat di negeri ini memiliki budaya malu dan mau dengan sadar mundur ketika dia terjerat kasus hukum dan ditetapkan sebagai tersangka.
"Dan jangan sebaliknya, dengan jabatan yang dimilikinya justru kasak-kusuk meloby/mempengaruhi dan mengintervensi proses hukum yang sedang menimpanya," katanya.
Menurut Andi, pengunduran diri tersebut tentu mengurangi beban pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan juga akan mempermudah proses penyidikan dan persidangan Andi nantinya.
"Dengan tidak menjabat sebagai Menpora tentunya Andi akan bisa fokus untuk menjalani dan mengikuti proses hukum dugaan korupsi proyek Hambalang. Karena saya menduga Andi tidak bisa lepas dari jeratan hukum atas skandal Hambalang ini," tandasnya.
Hal itu disebut Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Indra, dalam rilisnya, Jumat (7/12/2012).
"Semoga budaya malu dan mau dengan sadar melepaskan jabatan yang dipegangnya (mundur) ketika seorang pejabat tersangkut kasus hukum (menjadi tersangka) menjadi budaya positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di negeri kita," ujar Indra.
Indra berharap setiap pejabat di negeri ini memiliki budaya malu dan mau dengan sadar mundur ketika dia terjerat kasus hukum dan ditetapkan sebagai tersangka.
"Dan jangan sebaliknya, dengan jabatan yang dimilikinya justru kasak-kusuk meloby/mempengaruhi dan mengintervensi proses hukum yang sedang menimpanya," katanya.
Menurut Andi, pengunduran diri tersebut tentu mengurangi beban pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan juga akan mempermudah proses penyidikan dan persidangan Andi nantinya.
"Dengan tidak menjabat sebagai Menpora tentunya Andi akan bisa fokus untuk menjalani dan mengikuti proses hukum dugaan korupsi proyek Hambalang. Karena saya menduga Andi tidak bisa lepas dari jeratan hukum atas skandal Hambalang ini," tandasnya.
(rsa)