BK putuskan ada pelanggaran kode etik

Kamis, 06 Desember 2012 - 11:03 WIB
BK putuskan ada pelanggaran...
BK putuskan ada pelanggaran kode etik
A A A
Sindonews.com - Setelah melakukan rapat pleno internal semalam, soal kasus dugaan adanya kongkalingkong anggota DPR terhadap perusahaan BUMN. Badan Kehormatan (BK) DPR menilai adanya pelanggaran kode etk beberapa oknum anggota dewan itu.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR Muhammad Prakosa akhirnya mengatakan, putusan tersebut berdasarkan fakta yang selama ini didapat. Oknum yang bersangkutan sering melakukan pertemuan dengan perusahaan BUMN terkait di luar rapat resmi DPR, namun itu bukanlah pelanggaran yang berat.

"Alasannya, karena BK tidak menerima bukti yang memberatkan. Tetapi hanya dari kesaksian orang-orang yang terkait," tambah Prakosa saat dihubungi wartawan, Kamis (6/12/2012)

Selain itu, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menyebutkan, ada anggota dewan yang dituding, namun tidak terbukti bersalah. "Nama-nama tersebut nantinya akan direhabilitasi, karena sudah mendapat vonis bersalah dari publik," lanjutnya.

Namun saat ini, Prakosa masih enggan menyebutkan perihal nama-nama itu, baik yang terbukti bersalah maupun yang tidak terbukti. BK akan terlebih dahulu menyampaikan hasil itu ke pimpinan DPR dan fraksi masing-masing, baru kemudian siap untuk disampaikan ke publik.

"Namun, kami belum mau mengumumkannya dahulu ke media. Terlebih dahulu, kami akan sampaikan ke fraksi yang bersangkutan, pihak yang terkait (anggota dewan) dan pimpinan DPR hari ini. Begitu aturannya, kita tidak mau mendahului dan membuat gaduh suasana," jelasnya.

Senada dengan Prakosa, anggota BK Alimin Abdullah juga mengamini perkataan Ketuanya, memang benar telah ditemukan pelanggaran etik sebagai tindak lanjut dari laporan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan itu.

"Ya, karena yang kami jalankan kemarin adalah sidang etik dan tidak ada bukti yang memberatkan. Jadi memang tidak terbukti tuduhan pidana," tuturnya.
(mhd)
Berita Terkait
Erick Thohir Ramal hanya...
Erick Thohir Ramal hanya 11 BUMN yang Bisa Setor Upeti ke Negara
DPR Didesak Bentuk Pansus...
DPR Didesak Bentuk Pansus Selidiki Dugaan Upeti Bahlil Lahadalia
Tak Pernah Bayar Upeti...
Tak Pernah Bayar Upeti ke Negara, PETI Langgar Konstitusi
Erick Thohir Lapor Rencana...
Erick Thohir Lapor Rencana Merger BUMN Galangan ke DPR
Komisi VI DPR Minta...
Komisi VI DPR Minta Performa Kementerian BUMN Terus Dijaga
Erick Thohir Pamer ke...
Erick Thohir Pamer ke DPR, Kontribusi BUMN Tembus Rp1.200 Triliun
Berita Terkini
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved