KPK jangan ragu ungkap tersangka selain DS
Kamis, 06 Desember 2012 - 06:01 WIB
KPK jangan ragu ungkap tersangka selain DS
A
A
A
Sindonews.com - Penahanan terhadap Irjen Pol Djoko Susilo terkait dugaan korupsi pengadaan simulator SIM di Korlantas Mabes Polri membuktikan keberanian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap koruptor tanpa pandang bulu.
Penahanan tersebut juga menjawab desakan masyarakat yang terus mendorong lembaga antikorupsi ini agar tidak ragu-ragu menuntaskan kasus korupsi yang melibatkan para pejabat.
Pengamat Hukum dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Chairul Huda menyatakan dukungannya terhadap KPK agar berupaya mengusut kasus dugaan korupsi di Korlantas hingga tuntas. Mengenai kemungkinan adanya keterlibatan petinggi kepolisian selain DS, menurut Chairul tentu saja KPK lah yang paling tahu.
"Yang tahu persis adanya oknum polisi yang terlibat dalam rangkaian pengadaan simulator SIM ini, tentunya KPK, jadi jika ada, sebaiknya segera diungkap, kan yang tahu soal kemungkinan itu hanya KPK, silakan diungkap," ujar Chairul kepada Sindonews, Kamis (6/12/2012).
Dugaan korupsi alat simulator itu tentu saja saat ini terus didalami dan dikembangkan oleh KPK. Jika kemudian ada indikasi keterlibatan pihak lainnya, pasti akan diungkap seperti KPK mengungkap keterlibatan DS.
"Kemungkinan ada keterlibatan pihak lain bisa diketahui setelah dilakukan penyidikan dan pendalaman," imbuhnya.
Namun yang pasti, proyek pengadaan alat uji SIM itu melalui beberapa tahap mulai dari perencanaan, teknis penerapan, sampai pada pengadaaan serta realisasi.
Penahanan tersebut juga menjawab desakan masyarakat yang terus mendorong lembaga antikorupsi ini agar tidak ragu-ragu menuntaskan kasus korupsi yang melibatkan para pejabat.
Pengamat Hukum dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Chairul Huda menyatakan dukungannya terhadap KPK agar berupaya mengusut kasus dugaan korupsi di Korlantas hingga tuntas. Mengenai kemungkinan adanya keterlibatan petinggi kepolisian selain DS, menurut Chairul tentu saja KPK lah yang paling tahu.
"Yang tahu persis adanya oknum polisi yang terlibat dalam rangkaian pengadaan simulator SIM ini, tentunya KPK, jadi jika ada, sebaiknya segera diungkap, kan yang tahu soal kemungkinan itu hanya KPK, silakan diungkap," ujar Chairul kepada Sindonews, Kamis (6/12/2012).
Dugaan korupsi alat simulator itu tentu saja saat ini terus didalami dan dikembangkan oleh KPK. Jika kemudian ada indikasi keterlibatan pihak lainnya, pasti akan diungkap seperti KPK mengungkap keterlibatan DS.
"Kemungkinan ada keterlibatan pihak lain bisa diketahui setelah dilakukan penyidikan dan pendalaman," imbuhnya.
Namun yang pasti, proyek pengadaan alat uji SIM itu melalui beberapa tahap mulai dari perencanaan, teknis penerapan, sampai pada pengadaaan serta realisasi.
(lns)