SBY diminta hentikan penarikan penyidik KPK
Rabu, 05 Desember 2012 - 14:42 WIB
SBY diminta hentikan penarikan penyidik KPK
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta untuk menghentikan penarikan penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Mabes Polri. Kalau hal itu tidak dilakukan, patut diduga SBY merestui penarikan tersebut.
"Presiden SBY harus menghentikan langkah polisi untuk menarik para penyidik polisi dari KPK. Kalau SBY, tidak mau menghentikan ini, ini sama saja atau seolah-olah SBY yang menyuruh polisi untuk menarik penyidik KPK, lantaran secara kelembagaan polisi di bawah langsung oleh presiden," ujar Koordinator Investigasi dan Advokasi FITRA Uchok Sky Khadafi saat dihubungi oleh Sindonews, Rabu (5/12/2012).
Selain itu dia juga mengatakan, kalau penarikan penyidik KPK terus dilakukan, itu sama halnya Polri telah melakukan penggeroposan citra SBY di mata masyarakat.
"Penarikan penyidik KPK Oleh polisi sama saja dengan mengeroti 'kekausaan' dan citra SBY di mata publik," katanya.
Uchok menambahkan, langkah tersebut benar-benar telah membuat KPK lemah untuk memberantas korupsi di Indonesia. "Penerikan penyidik ini, jelas-jelas dalam rangka menghentikan KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi di negeri ini," tandasnya.
Kalau ditarik ke ranah hukum. Maka Presiden SBY bertanggung jawab penarikan itu. "Kalau pakai logika hukumnya," ujarnya.
Oleh sebab itu, dia mengimbau, agar SBY menghentikan manufer yang dilakukan oleh pihak POlri dalam penarikan 13 penyidik itu. "Maka SBY harus menghentikan manufer polisi dalam menarikan penyidikan KPK, dan ini sama saja polisi mengobok-obok KPK," pungkasnya.
"Presiden SBY harus menghentikan langkah polisi untuk menarik para penyidik polisi dari KPK. Kalau SBY, tidak mau menghentikan ini, ini sama saja atau seolah-olah SBY yang menyuruh polisi untuk menarik penyidik KPK, lantaran secara kelembagaan polisi di bawah langsung oleh presiden," ujar Koordinator Investigasi dan Advokasi FITRA Uchok Sky Khadafi saat dihubungi oleh Sindonews, Rabu (5/12/2012).
Selain itu dia juga mengatakan, kalau penarikan penyidik KPK terus dilakukan, itu sama halnya Polri telah melakukan penggeroposan citra SBY di mata masyarakat.
"Penarikan penyidik KPK Oleh polisi sama saja dengan mengeroti 'kekausaan' dan citra SBY di mata publik," katanya.
Uchok menambahkan, langkah tersebut benar-benar telah membuat KPK lemah untuk memberantas korupsi di Indonesia. "Penerikan penyidik ini, jelas-jelas dalam rangka menghentikan KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi di negeri ini," tandasnya.
Kalau ditarik ke ranah hukum. Maka Presiden SBY bertanggung jawab penarikan itu. "Kalau pakai logika hukumnya," ujarnya.
Oleh sebab itu, dia mengimbau, agar SBY menghentikan manufer yang dilakukan oleh pihak POlri dalam penarikan 13 penyidik itu. "Maka SBY harus menghentikan manufer polisi dalam menarikan penyidikan KPK, dan ini sama saja polisi mengobok-obok KPK," pungkasnya.
(mhd)