Jangan sampai Rhoma layu sebelum berkembang
Senin, 03 Desember 2012 - 12:43 WIB
Jangan sampai Rhoma layu sebelum berkembang
A
A
A
Sindonews.com - Raja Dangdut Rhoma Irama memang sudah memiliki modal dasar sebagai calon presiden (capres) 2014 mendatang yaitu popularitas. Pasalnya, Rhoma telah dikenal oleh masyarakat luas sejak puluhan tahun yang lalu.
Walau demikian, langkah selanjutnya tinggal melakukan testing the water kepada seluruh masyarakat yang ada di Indonesia. Apakah Rhoma sudah bisa diterima atau tidak belum di kalangan masyarakat itu?
"Jangan sampai Bang Haji (Rhoma) layu sebelum berkembang. Jangan juga pencalonannya pagi-pagi digembosi, apalagi sampe menurunkan omzet record-nya," kata Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (3/11/2012).
Menurutnya, Amerika Serikat (AS) saja selama dua periode pernah dipimpin oleh bintang film Ronald Reagan. Menurutnya, bisa saja Rhoma sebagai artis dangdut meramaikan bursa pencapresan di negeri penggemar dangdut ini.
Kendati begitu, pria yang akrab disapa Romy itu mengatakan, yang menentukan layak atau tidak tetap rakyat yang mempunyai hak memilih menentukan pemimpinnya. Partai politik (parpol) hanya menjaring berdasarkan rekam jejak dan pengalaman.
"Majunya Rhoma adalah baik, karena memberi nuansa baru, dan pembandingan terhadap calon yang muncul. Biarkan seluruh warga bangsa yang menilai dirinya, atau dinilai publik, layak untuk dicalonkan sebagai capres, dibiarkan muncul," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, sahabat alm KH Zainudin MZ ini mengaku, siap untuk dicalonkan sebagai capres 2014, namun dia menolak disebut mencalonkan diri.
"Itu tadi, jika mencalonkan, saya tidak. Tapi jika dicalonkan insya Allah saya siap. Mengenai visi dan misi tentu masih saya rahasiakan," jelas Rhoma di MNC Plaza, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Minggu 15 November 2012 lalu.
Walau demikian, langkah selanjutnya tinggal melakukan testing the water kepada seluruh masyarakat yang ada di Indonesia. Apakah Rhoma sudah bisa diterima atau tidak belum di kalangan masyarakat itu?
"Jangan sampai Bang Haji (Rhoma) layu sebelum berkembang. Jangan juga pencalonannya pagi-pagi digembosi, apalagi sampe menurunkan omzet record-nya," kata Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (3/11/2012).
Menurutnya, Amerika Serikat (AS) saja selama dua periode pernah dipimpin oleh bintang film Ronald Reagan. Menurutnya, bisa saja Rhoma sebagai artis dangdut meramaikan bursa pencapresan di negeri penggemar dangdut ini.
Kendati begitu, pria yang akrab disapa Romy itu mengatakan, yang menentukan layak atau tidak tetap rakyat yang mempunyai hak memilih menentukan pemimpinnya. Partai politik (parpol) hanya menjaring berdasarkan rekam jejak dan pengalaman.
"Majunya Rhoma adalah baik, karena memberi nuansa baru, dan pembandingan terhadap calon yang muncul. Biarkan seluruh warga bangsa yang menilai dirinya, atau dinilai publik, layak untuk dicalonkan sebagai capres, dibiarkan muncul," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, sahabat alm KH Zainudin MZ ini mengaku, siap untuk dicalonkan sebagai capres 2014, namun dia menolak disebut mencalonkan diri.
"Itu tadi, jika mencalonkan, saya tidak. Tapi jika dicalonkan insya Allah saya siap. Mengenai visi dan misi tentu masih saya rahasiakan," jelas Rhoma di MNC Plaza, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Minggu 15 November 2012 lalu.
(mhd)