KPU diminta bangun kepercayaan publik
Jum'at, 30 November 2012 - 11:35 WIB
KPU diminta bangun kepercayaan publik
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta membangun kepercayaan masyarakat untuk menjalankan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.
Pasalnya, kepercayaan merupakan modal untuk KPU dalam mewujudkan pemilihan yang kredibel. Karena, ada tiga faktor yang mempengaruhi kualitas Pemilu.
"Tiga faktor itu yakni penyelenggara, peserta, dan pemilih. Tentu bobot paling tinggi di penyelenggara. Jadi modal sosial adalah kepercayaan," kata Dosen Fakultas Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) Valina Singka Subekti, dalam diskusi Bagaimana Kelanjutan Verifikasi Partai Politik di Gedung Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (30/11/2012).
Menurut Valina, jika kepercayaan lemah, dapat merusak stabilitas politik di tanah air. Karena itu, KPU diharapkan menyelesaikan pekerjaannya berdasarkan konstitusi untuk membangun kepercayaan.
"Karena Pemilu ini pintu gerbang politik. Karena itu KPU penting mengadakan pekerjaan sesuai konstitusi," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, dalam membangun kepercayaan tersebut, KPU harus bekerja sama untuk menyelaraskan keputusan.
"KPU pusat sudah diberikan tugas oleh Undang-undang (UU) dalam pembinaan dengan teman-teman di daerah, ini merupakan tugas dengan KPU daerah. Pemilu di Indonesia ini raksasa," tandasnya.
Pasalnya, kepercayaan merupakan modal untuk KPU dalam mewujudkan pemilihan yang kredibel. Karena, ada tiga faktor yang mempengaruhi kualitas Pemilu.
"Tiga faktor itu yakni penyelenggara, peserta, dan pemilih. Tentu bobot paling tinggi di penyelenggara. Jadi modal sosial adalah kepercayaan," kata Dosen Fakultas Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) Valina Singka Subekti, dalam diskusi Bagaimana Kelanjutan Verifikasi Partai Politik di Gedung Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (30/11/2012).
Menurut Valina, jika kepercayaan lemah, dapat merusak stabilitas politik di tanah air. Karena itu, KPU diharapkan menyelesaikan pekerjaannya berdasarkan konstitusi untuk membangun kepercayaan.
"Karena Pemilu ini pintu gerbang politik. Karena itu KPU penting mengadakan pekerjaan sesuai konstitusi," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, dalam membangun kepercayaan tersebut, KPU harus bekerja sama untuk menyelaraskan keputusan.
"KPU pusat sudah diberikan tugas oleh Undang-undang (UU) dalam pembinaan dengan teman-teman di daerah, ini merupakan tugas dengan KPU daerah. Pemilu di Indonesia ini raksasa," tandasnya.
(maf)