Pohon natal terpanjang siap pecahkan rekor Muri
Rabu, 28 November 2012 - 17:56 WIB
Pohon natal terpanjang siap pecahkan rekor Muri
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja berencana memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk pohon Natal terpanjang.
Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung menyatakan, guna memecahkan rekor Muri, pohon natal akan dipasang mulai dari Salubarani (perbatasan Tana Toraja-Enrekang) hingga Rantelemo (perbatasan Tana Toraja-Toraja Utara).
Jarak antara Salubarani-Rantelemo sekitar 40 kilometer. Pemasangan pohon Natal sepanjang 40 kilometer itu akan terpasang di setiap rumah warga dan rumah adat, kantor pemerintahan dan sekolah.
Pohon Natal terpasang mulai dari Salubarani hingga Rantelemo pada 1 Desember 2012 bertepatan dengan pembukaan Lovely Desember 2012.
Rencananya, Pemkab Tana Toraja akan mengusulkan pemasangan pohon Natal terpanjang itu masuk dalam rekor MURI tahun ini.
“Pemasangan pohon Natal mulai Salubarani hingga Rantelemo itu kami klaim sebagai pohon natal terpanjang di Indonesia dan akan memecahkan rekor Muri,” kata Theofilus.
Mantan Kepala Inspektorat Provinsi itu mengatakan, selain untuk memecahkan rekor, pemasangan pohon Natal mulai dari Salubarani hingga Rantelemo untuk memeriahkan event pariwisata Lovely Desember 2012 serta menyambut datangnya hari Natal.
Untuk merangsang kreativitas masyarakat Toraja menghiasi pohon Natal, Pemkab Tana Toraja juga memberikan hadiah menarik bagi pemilik pohon natal yang paling indah.
Wisatawan yang datang untuk menyaksikan event pariwisata tahunan di Tana Toraja itu akan disambut kemeriahan pohon natal yang dihiasi dengan pernak-pernik Natal.
Begitu pula dengan warga Toraja yang ada di perantauan kebanyakan pulang kampung untuk merayakan Natal bersama keluarga yang ada di Toraja.
Pemkab Tana Toraja ingin membuat kesan yang lain dari pelaksanaan event Lovely Desember tahun-tahun sebelumnya.
Dengan harapan membawa dampak yang sangat besar terhadap tingkat kunjungan wisatawan ke Toraja.
“Wisatawan akan merasakan suasana dan perayaan Natal yang berbeda dengan daerah lain,” ujarnya di Tana Toraja, Rabu (28/11/2012).
Diharapkan Theofilus, kemeriahan pohon Natal dan atraksi berbagai seni, budaya dan permainan tradisional masyarakat Toraja pada event Lovely Desember sepanjang bulan Desember 2012, tingkat kunjungan wisatawan akan lebih meningkat ke Tana Toraja.
“Ditargetkan, wisatawan yang datang menyaksikan event lovely Desember 2012 sebanyak 30 ribu orang,” katanya.
Kepala dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tana Toraja, Jidon Sitohang menyatakan sebagai tuan rumah pelaksanaan Lovely Desember 2012, Pemkab Tana Toraja siap menyukseskan event pariwisata yang sudah digelar empat tahun berturut-turut di Tana Toraja dan Toraja Utara itu.
Lovely Desember 2012 akan diawali dengan kegiatan jelajah sepeda wisata (JSW) yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Lovely Desember akan diakhiri dengan perayaan tutup tahun 2012 dan menyambut tahun baru 2013,” tandasnya.
Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung menyatakan, guna memecahkan rekor Muri, pohon natal akan dipasang mulai dari Salubarani (perbatasan Tana Toraja-Enrekang) hingga Rantelemo (perbatasan Tana Toraja-Toraja Utara).
Jarak antara Salubarani-Rantelemo sekitar 40 kilometer. Pemasangan pohon Natal sepanjang 40 kilometer itu akan terpasang di setiap rumah warga dan rumah adat, kantor pemerintahan dan sekolah.
Pohon Natal terpasang mulai dari Salubarani hingga Rantelemo pada 1 Desember 2012 bertepatan dengan pembukaan Lovely Desember 2012.
Rencananya, Pemkab Tana Toraja akan mengusulkan pemasangan pohon Natal terpanjang itu masuk dalam rekor MURI tahun ini.
“Pemasangan pohon Natal mulai Salubarani hingga Rantelemo itu kami klaim sebagai pohon natal terpanjang di Indonesia dan akan memecahkan rekor Muri,” kata Theofilus.
Mantan Kepala Inspektorat Provinsi itu mengatakan, selain untuk memecahkan rekor, pemasangan pohon Natal mulai dari Salubarani hingga Rantelemo untuk memeriahkan event pariwisata Lovely Desember 2012 serta menyambut datangnya hari Natal.
Untuk merangsang kreativitas masyarakat Toraja menghiasi pohon Natal, Pemkab Tana Toraja juga memberikan hadiah menarik bagi pemilik pohon natal yang paling indah.
Wisatawan yang datang untuk menyaksikan event pariwisata tahunan di Tana Toraja itu akan disambut kemeriahan pohon natal yang dihiasi dengan pernak-pernik Natal.
Begitu pula dengan warga Toraja yang ada di perantauan kebanyakan pulang kampung untuk merayakan Natal bersama keluarga yang ada di Toraja.
Pemkab Tana Toraja ingin membuat kesan yang lain dari pelaksanaan event Lovely Desember tahun-tahun sebelumnya.
Dengan harapan membawa dampak yang sangat besar terhadap tingkat kunjungan wisatawan ke Toraja.
“Wisatawan akan merasakan suasana dan perayaan Natal yang berbeda dengan daerah lain,” ujarnya di Tana Toraja, Rabu (28/11/2012).
Diharapkan Theofilus, kemeriahan pohon Natal dan atraksi berbagai seni, budaya dan permainan tradisional masyarakat Toraja pada event Lovely Desember sepanjang bulan Desember 2012, tingkat kunjungan wisatawan akan lebih meningkat ke Tana Toraja.
“Ditargetkan, wisatawan yang datang menyaksikan event lovely Desember 2012 sebanyak 30 ribu orang,” katanya.
Kepala dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tana Toraja, Jidon Sitohang menyatakan sebagai tuan rumah pelaksanaan Lovely Desember 2012, Pemkab Tana Toraja siap menyukseskan event pariwisata yang sudah digelar empat tahun berturut-turut di Tana Toraja dan Toraja Utara itu.
Lovely Desember 2012 akan diawali dengan kegiatan jelajah sepeda wisata (JSW) yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Lovely Desember akan diakhiri dengan perayaan tutup tahun 2012 dan menyambut tahun baru 2013,” tandasnya.
(ysw)