Syarat dari Ical, bila JK tetap nyapres
Rabu, 28 November 2012 - 16:42 WIB
Syarat dari Ical, bila JK tetap nyapres
A
A
A
Sindonews.com - Muhamad Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan, dirinya telah mendapat restu dari Partai Golkar untuk meramaikan bursa calon presiden (capres) 2014. Syaratnya, tidak boleh dari Partai berlambang pohon beringin itu.
Dia juga mengungkapkan, restu tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie. "Kan Ical sudah katakan, silakan saja jika tidak dari Partai Golkar, kan banyak partai selain Golkar," ungkap JK usai mengikuti acara Lembaga Survei Indonesia (LSI) berjudul "Calon Presiden Indonesia 2014, Penilaian Opinion Leader" di Gedung Manggala Wanabakti Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2012).
Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini juga mengatakan, jika dirinya tetap ngotot mencalonkan dari Partai Golkar, risikonya akan terjadi perpecahan di internal partai yang pernah dia pimpin itu. Pasalnya, JK masih memiliki pengaruh di Partai Golkar.
"Golkar kan sudah berlangsung Rapimnas (mencalonkan Aburizal Bakrie). Yang penting saya bekerja, karena tidak ada yang spesial," tukasnya.
Pada kesempatan itu dia menegaskan, dirinya tidak akan pernah meninggalkan Partai Golkar. Meskipun, pada Pilpres nanti dia mencalonkan diri dari partai lain. "Saya tetap Golkar, walaupun nanti saya tetap Golkar," tukasnya.
Dia juga mengungkapkan, restu tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie. "Kan Ical sudah katakan, silakan saja jika tidak dari Partai Golkar, kan banyak partai selain Golkar," ungkap JK usai mengikuti acara Lembaga Survei Indonesia (LSI) berjudul "Calon Presiden Indonesia 2014, Penilaian Opinion Leader" di Gedung Manggala Wanabakti Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2012).
Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini juga mengatakan, jika dirinya tetap ngotot mencalonkan dari Partai Golkar, risikonya akan terjadi perpecahan di internal partai yang pernah dia pimpin itu. Pasalnya, JK masih memiliki pengaruh di Partai Golkar.
"Golkar kan sudah berlangsung Rapimnas (mencalonkan Aburizal Bakrie). Yang penting saya bekerja, karena tidak ada yang spesial," tukasnya.
Pada kesempatan itu dia menegaskan, dirinya tidak akan pernah meninggalkan Partai Golkar. Meskipun, pada Pilpres nanti dia mencalonkan diri dari partai lain. "Saya tetap Golkar, walaupun nanti saya tetap Golkar," tukasnya.
(kur)