Besok, BK akan konfrontir Merpati dan DPR
Selasa, 27 November 2012 - 18:02 WIB
Besok, BK akan konfrontir Merpati dan DPR
A
A
A
Sindonews.com - Besok, Badan Kehormatan (BK) DPR akan melakukan konfrontasi antara Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) Rudy Setyopurnomo dengan beberapa Anggota Komisi XI. Pasalnya, BK belum melihat adanya titik temu permasalahan ini lantaran perbedaan keterangan yang disampaikan oleh pihak-pihak terkait.
"Besok akan dimulai konfrontir. Dirut Merpati, Pak Sumaryoto dan anggota-anggota Komisi XI. Konfrontir dimulai dari jam 1 siang secara tidak bersamaan," kata Ketua BK M Prakosa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2012).
Dia juga menyampaikan, sampai saat ini tidak ada bukti-bukti yang diserahkan dari kedua belah pihak, mengingat dalam pertemuan tanggal 1 Oktober lalu antara pihak PT MNA dan Komisi XI tersebut tidak didokumentasikan.
"Tidak ada bukti-bukti, tidak ada yang direkam, pertemuan tidak ada dokumentasinya. Karena itu akan kita konfrontir, dari situ akan kita lihat siapa yang benar dan siapa yang salah," jelasnya.
Namun, Prakosa menyampaikan pihaknya belum merencanakan apakah Menteri BUMN Dahlan Iskan akan diikutsertakan dalam upaya konfrontasi tersebut.
"Untuk sementara ini yang kita konfrontir adalah yang mengalaminya langsung, yang mendengarkan secara langsung terkait pertemuan-pertemuan Komisi XI dan Merpati. Jadi kita belum merencanakan Pak Dahlan ikut atau tidak, sementara itu dulu saja," paparnya.
"Besok akan dimulai konfrontir. Dirut Merpati, Pak Sumaryoto dan anggota-anggota Komisi XI. Konfrontir dimulai dari jam 1 siang secara tidak bersamaan," kata Ketua BK M Prakosa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2012).
Dia juga menyampaikan, sampai saat ini tidak ada bukti-bukti yang diserahkan dari kedua belah pihak, mengingat dalam pertemuan tanggal 1 Oktober lalu antara pihak PT MNA dan Komisi XI tersebut tidak didokumentasikan.
"Tidak ada bukti-bukti, tidak ada yang direkam, pertemuan tidak ada dokumentasinya. Karena itu akan kita konfrontir, dari situ akan kita lihat siapa yang benar dan siapa yang salah," jelasnya.
Namun, Prakosa menyampaikan pihaknya belum merencanakan apakah Menteri BUMN Dahlan Iskan akan diikutsertakan dalam upaya konfrontasi tersebut.
"Untuk sementara ini yang kita konfrontir adalah yang mengalaminya langsung, yang mendengarkan secara langsung terkait pertemuan-pertemuan Komisi XI dan Merpati. Jadi kita belum merencanakan Pak Dahlan ikut atau tidak, sementara itu dulu saja," paparnya.
(mhd)