Marzuki Alie: DPR foya-foya di Jerman wajar
Senin, 26 November 2012 - 15:39 WIB
Marzuki Alie: DPR foya-foya di Jerman wajar
A
A
A
Sindonews.com - Ketua DPR Marzukie Alie menganggap tindakan para anggota Badan Legislatif (Baleg) DPR yang berfoya-foya saat melakukan kunjungan ke Jerman masih dalam kewajaran.
Pasalnya, dalam rencana kunjungan yang membahas Undang-undang Keinsinyuran, mereka terekam sedang menikmati suasana Jerman yang dikategorikan sebagai pemborosan uang negara.
Kader Partai Demokrat itu pun beralasan, para anggota dewan tersebut hanya berusaha menghilangkan penat sesudah mereka melakukan pekerjaan.
“Jadi begini, saya mau tanya ya, kalau kita sedang dinas... dia mulai misalnya Jam 9 dan Jam 3 selesai, setelah Jam 3 apa enggak boleh orang jalan? Apakah harus masuk dan merem di kamar?“ kata Marzukie saat ditemui di Hotel JW Marriot, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Marzukie pun balik menyalahkan pihak Kedutaan Besar RI (Kedubes) yang berada di Jerman dengan menyebarnya video tersebut dengan cara diunggah di jejaring sosial.
“Ada apa dengan Duta Besar Indonesia yang ada di Jerman? Kok membiarkan perilaku dan foto- foto itu mereka dapatkan dari staf Kedubes lho. Yang di Youtube itu bukan liputan mereka, itu liputan daripada staf kedubes. Ada apa dengan staf kedubes kita?“ kilahnya.
Diketahui, mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Berlin merekam aktivitas rombongan Baleg yang dipimpin Sunardi Ayub. Aktivitas tersebut direkam dalam tayangan video dan kemudian diupload di Youtube pada 21 November 2012 lalu.
Video tersebut berjudul "[PPI Berlin] Fakta Kunker Baleg DPR-RI ke DIN (Deutsches Institut fur Normung)". Dalam video tersebut terdapat rombongan anggota DPR yang berjumlah delapan orang laki-laki dan seorang perempuan.
Pasalnya, dalam rencana kunjungan yang membahas Undang-undang Keinsinyuran, mereka terekam sedang menikmati suasana Jerman yang dikategorikan sebagai pemborosan uang negara.
Kader Partai Demokrat itu pun beralasan, para anggota dewan tersebut hanya berusaha menghilangkan penat sesudah mereka melakukan pekerjaan.
“Jadi begini, saya mau tanya ya, kalau kita sedang dinas... dia mulai misalnya Jam 9 dan Jam 3 selesai, setelah Jam 3 apa enggak boleh orang jalan? Apakah harus masuk dan merem di kamar?“ kata Marzukie saat ditemui di Hotel JW Marriot, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Marzukie pun balik menyalahkan pihak Kedutaan Besar RI (Kedubes) yang berada di Jerman dengan menyebarnya video tersebut dengan cara diunggah di jejaring sosial.
“Ada apa dengan Duta Besar Indonesia yang ada di Jerman? Kok membiarkan perilaku dan foto- foto itu mereka dapatkan dari staf Kedubes lho. Yang di Youtube itu bukan liputan mereka, itu liputan daripada staf kedubes. Ada apa dengan staf kedubes kita?“ kilahnya.
Diketahui, mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Berlin merekam aktivitas rombongan Baleg yang dipimpin Sunardi Ayub. Aktivitas tersebut direkam dalam tayangan video dan kemudian diupload di Youtube pada 21 November 2012 lalu.
Video tersebut berjudul "[PPI Berlin] Fakta Kunker Baleg DPR-RI ke DIN (Deutsches Institut fur Normung)". Dalam video tersebut terdapat rombongan anggota DPR yang berjumlah delapan orang laki-laki dan seorang perempuan.
(rsa)