Kedubes RI di Jerman jebak rombongan DPR?
Senin, 26 November 2012 - 15:23 WIB
Kedubes RI di Jerman jebak rombongan DPR?
A
A
A
Sindonews.com - Ketua DPR Marzukie Ali menuding Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berada di Jerman telah dengan sengaja berusaha menjebak para anggota dewan yang saat itu sedang berkunjung.
Marzukie menduga, pihak kedubes sengaja menyebarkan rekaman yang berisi tentang perilaku para anggota dewan yang bersifat boros selama kunjungan ke Jerman.
“Foto-foto itu mereka dapatkan dari staf Kedubes lho. Yang di Youtube itu bukan liputan mereka. Itu liputan dari staf Kedubes. Ada apa dengan staf kedubes kita?“ kata Marzukie saat ditemui di Hotel JW Marriot, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Kader Partai Demokrat itu pun mengatakan, pihaknya sudah melakukan kroscek kepada Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu) Marti Natalegawa terkait tersebarnya rekaman tersebut.
“Saya sudah sampaikan kepada Menlu ada komunikasi yang putus yang harusnya Dubes memfasilitasi. Saat mahasiswa bertanya, dibilang tidak ada. Saya sudah protes kepada Menlu. Saya sudah sms tadi pagi untuk diteliti dan dilihat mengapa kejadiannya,“ jelasnya.
Diketahui, mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Berlin merekam aktivitas rombongan Badan Legislatif (Baleg) yang dipimpin Sunardi Ayub. Aktivitas tersebut direkam dalam tayangan video dan kemudian diupload di Youtube pada 21 November 2012 lalu.
Dalam video tersebut terdapat rombongan anggota DPR yang berjumlah delapan orang laki-laki dan seorang perempuan.
Marzukie menduga, pihak kedubes sengaja menyebarkan rekaman yang berisi tentang perilaku para anggota dewan yang bersifat boros selama kunjungan ke Jerman.
“Foto-foto itu mereka dapatkan dari staf Kedubes lho. Yang di Youtube itu bukan liputan mereka. Itu liputan dari staf Kedubes. Ada apa dengan staf kedubes kita?“ kata Marzukie saat ditemui di Hotel JW Marriot, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Kader Partai Demokrat itu pun mengatakan, pihaknya sudah melakukan kroscek kepada Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu) Marti Natalegawa terkait tersebarnya rekaman tersebut.
“Saya sudah sampaikan kepada Menlu ada komunikasi yang putus yang harusnya Dubes memfasilitasi. Saat mahasiswa bertanya, dibilang tidak ada. Saya sudah protes kepada Menlu. Saya sudah sms tadi pagi untuk diteliti dan dilihat mengapa kejadiannya,“ jelasnya.
Diketahui, mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Berlin merekam aktivitas rombongan Badan Legislatif (Baleg) yang dipimpin Sunardi Ayub. Aktivitas tersebut direkam dalam tayangan video dan kemudian diupload di Youtube pada 21 November 2012 lalu.
Dalam video tersebut terdapat rombongan anggota DPR yang berjumlah delapan orang laki-laki dan seorang perempuan.
(rsa)