PAN akan klarifikasi keterlibatan kadernya
Jum'at, 23 November 2012 - 11:17 WIB
PAN akan klarifikasi keterlibatan kadernya
A
A
A
Sindonews.com - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR, akan mengklarifikasi kadernya M Hatta yang diduga terlibat pemerasan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Seperti diketahui, M Hatta dan anggota Fraksi Partai Demokrat Said Butar Butar sempat dilaporkan oleh Direktur Utama (Dirut) PT Merpati pada pertemuan antara BK dengan sejumlah Dirut BUMN di DPR, pada Selasa 20 November 2012 lalu. Keduanya diduga melakukan pemerasan terhadap Penanaman Modal Negara (PMN).
"Rencananya mau kita klarifikasi (dugaan M Hatta terlibat pemerasan) dengan pimpinan fraksi," kata Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno, saat dihubungi wartawan, Jumat (23/ 11/2012).
Teguh mengaku tidak percaya dengan laporan tersebut, setelah Menteri BUMN Dahlan Iskan meralat dua nama anggota DPR yang sempat dilaporkan ke BK.
"Dahlan Iskan membuat ralat terhadap tuduhan yang sangat serius, yakni pemerasan. Maka sebenarnya pelaporan Dahlan ke BK menjadi tidak kredibel untuk dipercaya," tegasnya.
Mantan jurnalis ini menjelaskan, sebenarnya pada Oktober lalu, M Hatta sudah memberikan penjelasan terhadap Fraksi PAN.
"Dia (Hatta) sedang di luar kota untuk sosialisasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Bahkan ada fotonya," ucapnya.
Lebih lanjut Teguh menambahkan, PAN sudah merasa malas untuk menanggapi laporan Dahlan yang dinilai hanya sensasi. Dia berharap publik harusnya bisa menilai dengan laporan tersebut.
"Semoga publik bisa menilai. Apakah bisa dibiarkan begitu saja pejabat publik melakukan tuduhan serius tanpa kehati-hatian," pungkasnya.
Seperti diketahui, M Hatta dan anggota Fraksi Partai Demokrat Said Butar Butar sempat dilaporkan oleh Direktur Utama (Dirut) PT Merpati pada pertemuan antara BK dengan sejumlah Dirut BUMN di DPR, pada Selasa 20 November 2012 lalu. Keduanya diduga melakukan pemerasan terhadap Penanaman Modal Negara (PMN).
"Rencananya mau kita klarifikasi (dugaan M Hatta terlibat pemerasan) dengan pimpinan fraksi," kata Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno, saat dihubungi wartawan, Jumat (23/ 11/2012).
Teguh mengaku tidak percaya dengan laporan tersebut, setelah Menteri BUMN Dahlan Iskan meralat dua nama anggota DPR yang sempat dilaporkan ke BK.
"Dahlan Iskan membuat ralat terhadap tuduhan yang sangat serius, yakni pemerasan. Maka sebenarnya pelaporan Dahlan ke BK menjadi tidak kredibel untuk dipercaya," tegasnya.
Mantan jurnalis ini menjelaskan, sebenarnya pada Oktober lalu, M Hatta sudah memberikan penjelasan terhadap Fraksi PAN.
"Dia (Hatta) sedang di luar kota untuk sosialisasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Bahkan ada fotonya," ucapnya.
Lebih lanjut Teguh menambahkan, PAN sudah merasa malas untuk menanggapi laporan Dahlan yang dinilai hanya sensasi. Dia berharap publik harusnya bisa menilai dengan laporan tersebut.
"Semoga publik bisa menilai. Apakah bisa dibiarkan begitu saja pejabat publik melakukan tuduhan serius tanpa kehati-hatian," pungkasnya.
(maf)