BK dalami pemerasan BUMN oleh oknum DPR

Rabu, 21 November 2012 - 16:13 WIB
BK dalami pemerasan...
BK dalami pemerasan BUMN oleh oknum DPR
A A A
Sindonews.com - Badan Kehormatan (BK) DPR akan mendalami adanya indikasi pemerasan yang dilakukan oknum anggota DPR terhadap beberapa perusahan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Seperti diketahui, pada Selasa 20 November 2012, BK telah menghadirkan tiga Direktur Utama (Dirut) perusahaan BUMN. Hari ini BK juga telah memanggil Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Idris Laena, anggota dewan yang disebut-sebut melakukan tindakan pemerasan.

"Tadi membicarakan soal revisi dua nama yaitu Andi Timo Pangerang dan M Ikhlas El Qudsi yang belakangan dinyatakan bersih dan tidak terlibat," kata Ketua BK DPR M Prakosa kepada wartawan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (21/11/2012).

Prakosa mengungkapkan perihal Idris Laena. Politikus Partai Golkar itu mengakui adanya pertemuan dengan direksi BUMN terkait.

"Memang ada diakui pertemuan dengan Direksi PT PAL dan PT Garam. Jadi dalam keterangan yang disampaikan, diakui (Idris Laena) pertemuan dilakukan di beberapa tempat. Semua pernyataan ini akan kita dalami lebih lanjut," ucapnya.

Lebih lanjut Prakosa mengakui, adanya indikasi tindak pemerasan dilakukan oleh salah satu anggota dewan. Indikasi itu terungkap lewat pesan yang disampaikan melalui short message system (SMS) dan telepon.

"Ada beberapa kali, lebih dari sekitar 10 kali sms ke direksi dan direktur utama, termasuk telepon dari Pak Idris sekitar 20-30 kali, baik ke dirut maupun ke direktur keuangan. Dari situ ada indikasi pemerasan yang nantinya akan kita dalami lebih lanjut sesuai dengan mekanisme," tuturnya.

Namun, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini menjelaskan, transaksi uang belum terjadi.

"Peristiwa pemberiannya itu tidak terjadi. Memang ada permintaan tapi permintaan tersebut tidak ada yang dilayani oleh direksi," tandasnya.

Selanjutnya BK akan memanggil beberapa anggota dewan lagi untuk dimintai keterangan terkait kasus pemerasan tersebut.
(maf)
Berita Terkait
Erick Thohir Ramal hanya...
Erick Thohir Ramal hanya 11 BUMN yang Bisa Setor Upeti ke Negara
DPR Didesak Bentuk Pansus...
DPR Didesak Bentuk Pansus Selidiki Dugaan Upeti Bahlil Lahadalia
Tak Pernah Bayar Upeti...
Tak Pernah Bayar Upeti ke Negara, PETI Langgar Konstitusi
Erick Thohir Lapor Rencana...
Erick Thohir Lapor Rencana Merger BUMN Galangan ke DPR
Komisi VI DPR Minta...
Komisi VI DPR Minta Performa Kementerian BUMN Terus Dijaga
Erick Thohir Pamer ke...
Erick Thohir Pamer ke DPR, Kontribusi BUMN Tembus Rp1.200 Triliun
Berita Terkini
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved