Aksi teror tak ada untungnya, sudahi saja

Rabu, 21 November 2012 - 04:46 WIB
Aksi teror tak ada untungnya,...
Aksi teror tak ada untungnya, sudahi saja
A A A
Sindonews.com - Wali Kota Solo, Jawa Tengah FX Hadi Rudyatmo menyayangkan aksi teror bom rakitan di Mapolsek Pasar Kliwon. Masyarakat diminta cerdas menyikapi hal itu supaya tidak turut terpancing informasi meresahkan. Dia memastikan pelaku sia-sia melakukan tindakan itu, apa pun motifnya.

"Menata bangsa ini bukanlah persoalan mudah. Kami memohon peran aktif elemen masyarakat untuk turut menjaga persatuan dan kesatuan. Saya juga mengimbau kepada pelaku bahwa praktik tersebut tidak akan menguntungkannya sama sekali. Jadi segera akhiri saja," tegas pria yang biasa disapa Rudy itu, di Solo, Jawa Tengah, Selasa (20/11/2012).

Mengenai peristiwa itu, Rudy mengaku tidak tahu persis kronologisnya. Ia baru tiba di Solo pagi tadi setelah berkegiatan di Ibu Kota sehari sebelumnya. Namun dengan adanya teror, ia meminta aparat untuk lebih sigap dalam membentengi diri.

Sebagai informasi, Mapolsek Pasar Kliwon bukan pertama kali diteror bom. Pada Agustus 2010, sebuah bom rakitan berdaya ledak rendah ditemukan petugas kebersihan di depan pagar Mapolsek. Rangkaian bom tersebut dimasukkan kaleng bekas.

Pada 2011, kandang kerbau bule Kiai Slamet milik keraton juga dipasangi bom menjelang peringatan Malam 1 Sura. Seluruh area peletakan bom menjelang akhir tahun itu berdekatan.

Sementara itu polisi masih menjalin keterangan saksi ihwal temuan bom rakitan di Mapolsek pada Selasa dini hari. Usai diledakkan tim penjinak bahan peledak Brimob Polda Jateng, serpihan bom rakitan diidentifikasi Puslabfor Semarang.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Asdjima’in membenarkan, Mapolsek yang terletak di kawasan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat itu diteror bom. Ia mengategorikan benda tersebut sebagai bom rakitan siap ledak, karena terdapat rangkaian kabel, tabung gas tiga kilogram, timer dan detonator.

Meski demikian, dirinya belum bisa memastikan kategori daya ledaknya. "Ini masih diidentifikasi, apakah itu (bom) low explosive ataukah high explosive," ujar Kapolrest
(mhd)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Berita Terkini
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved