BK tanya kronologi pemerasan ke 3 dirut
Selasa, 20 November 2012 - 12:03 WIB
BK tanya kronologi pemerasan ke 3 dirut
A
A
A
Sindonews.com - Badan Kehormatan (BK) DPR menegaskan, rapat dengan Direktur Utama (Dirut) PT Garam Yulian Lintang, Dirut PT PAL Firmansyah Arifin, dan Dirut PT Merpati Rudy Setyopurnomo, berlangsung tertutup.
Anggota BK Alimin Abdullah mengatakan, pertemuan tersebut akan mempertanyakan proses "pemerasan" terhadap perusahaan mereka.
"Jelas akan kami tanyakan tentang masalah penuntutan terhadap berita, dia menuduh orang itu. Dasarnya apa, buktinya apa, tanggal berapa memerasnya, dimana, berapa besar yang diperas, kayak gimana merasnya. Ya itu pokoknya," kata Alimin kepada wartawan, di DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2012).
Alimin mengungkapkan, selain itu, BK akan menanyakan kronologis terkait nama-nama yang telah direvisi oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.
"Mereka (para dirut) ini memberikan laporan ke Dahlan Iskan, tuh si menteri yang suratnya cucuk cabut itu. Surat menuduh nama orang masa bisa cucuk cabut, nah kita tanya proses sebenarnya gimana bisa sampai direvisi seperti itu. Karena (para Dirut) cucuk cabut ya akhirnya Dahlan Iskan jadi cucuk cabut juga," ungkapnya.
Setelah pemanggilan tiga Dirut tersebut, BK akan memanggil oknum anggota DPR yang dituduh memeras itu.
"Ya akan kita panggil anggotanya juga, masa anggota tidak bela diri. Mereka (Dirut)menuduh nih, nah setelah kita tahu dasarnya ya kita panggil anggotanya," tegasnya.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan, mengenai siapa saja anggota DPR yang akan diundang BK, dia belum mau menjelaskannya.
"Ya nanti kita buka di dalam (rapat), siapa-siapa saja yang akan kita panggil," tandasnya.
Baca berita terkait seputar pemeras BUMN disini
Anggota BK Alimin Abdullah mengatakan, pertemuan tersebut akan mempertanyakan proses "pemerasan" terhadap perusahaan mereka.
"Jelas akan kami tanyakan tentang masalah penuntutan terhadap berita, dia menuduh orang itu. Dasarnya apa, buktinya apa, tanggal berapa memerasnya, dimana, berapa besar yang diperas, kayak gimana merasnya. Ya itu pokoknya," kata Alimin kepada wartawan, di DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2012).
Alimin mengungkapkan, selain itu, BK akan menanyakan kronologis terkait nama-nama yang telah direvisi oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.
"Mereka (para dirut) ini memberikan laporan ke Dahlan Iskan, tuh si menteri yang suratnya cucuk cabut itu. Surat menuduh nama orang masa bisa cucuk cabut, nah kita tanya proses sebenarnya gimana bisa sampai direvisi seperti itu. Karena (para Dirut) cucuk cabut ya akhirnya Dahlan Iskan jadi cucuk cabut juga," ungkapnya.
Setelah pemanggilan tiga Dirut tersebut, BK akan memanggil oknum anggota DPR yang dituduh memeras itu.
"Ya akan kita panggil anggotanya juga, masa anggota tidak bela diri. Mereka (Dirut)menuduh nih, nah setelah kita tahu dasarnya ya kita panggil anggotanya," tegasnya.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan, mengenai siapa saja anggota DPR yang akan diundang BK, dia belum mau menjelaskannya.
"Ya nanti kita buka di dalam (rapat), siapa-siapa saja yang akan kita panggil," tandasnya.
Baca berita terkait seputar pemeras BUMN disini
(maf)