Linda Megawati merasa difitnah Dahlan Iskan
Selasa, 20 November 2012 - 10:53 WIB
Linda Megawati merasa difitnah Dahlan Iskan
A
A
A
Sindonews.com - Politikus perempuan Partai Demokrat Lindia Megawati merasa terpuruk, lantaran inisial namanya masuk dalam laporan Menteri BUMN Dahlan Iskan ke Badan Kehormatan (BK) DPR terkait isu pemerasan BUMN.
Linda yang termasuk sebagai anggota Komisi XI DPR mencurahkan isi hatinya yang kalut. Dia juga mengatakan bahwa keluarganya merasa tertekan dan malu atas laporan tersebut.
“Terus terang saya kaget, dan sangat terpukul. Apalagi keluarga saya, mereka merasa tertekan, bahkan para konstituen saya di Dapil merasa terkejut, dan mengaku tidak habis pikir,” ujar Linda di Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Inisial LM, memang ada dalam daftar nama-nama yang diampaikan Dahlan ke BK DPR beberapa waktu lalu. Para inisial tersebut dilaporkan karena diduga melakukan pemerasan terhadap BUMN, khususnya terkait pertemuan anggota DPR dari Komisi XI bersama Dirut PT Merpati Rudy Setyo Purnomo tentang PMN Merpati. Pertemuan tersebut dilaksanakan di ruang kerja Ketua Komisi XI.
“Pertemuan itu memang ada, tapi saat itu saya terlambat hadir. Bahkan saya baru datang saat rapat sudah selesai, sehingga saya tidak mengatahui apa-apa soal pembicaraan di pertemuan tersebut,” ungkapnya.
Linda bahkan mengaku baru tiba di ruang rapat tersebut, ketika semua sudah meninggalkan ruangan, dan ruangan sudah dalam keadaan kosong. Kemudian dia menengok ke ruangan pimpinan, dan di sana ada Ketua Panja Merpati Zulkieflimansyah, Achsanul Qosasi, dan Dirut Merpati Rudy Setyo Purnomo, serta beberapa orang lainnya.
“Waktu itu Pak Zulkieflimansyah dan Achsanul Qosasi mengatakan kepada saya, bahwa rapat sudah selesai dan untuk membantu negara, kita sudah setujui PMN Merpati. Lantas, saya pulang,” tuturnya.
Dengan dasar itu, Linda pun merasa difitnah dengan adanya inisial LM dalam laporan Dahlan Iskan ke BK DPR. Dia juga mengaku sakit hati dan tidak mengerti apa salahnya sehingga namanya disebut.
“Ini fitnah dan tuduhan kejam. Bukan hanya saya yang dirugikan, tapi juga nama baik keluarga, bahkan teman-teman saya merasa tidak percaya," ungkapnya.
Linda yang termasuk sebagai anggota Komisi XI DPR mencurahkan isi hatinya yang kalut. Dia juga mengatakan bahwa keluarganya merasa tertekan dan malu atas laporan tersebut.
“Terus terang saya kaget, dan sangat terpukul. Apalagi keluarga saya, mereka merasa tertekan, bahkan para konstituen saya di Dapil merasa terkejut, dan mengaku tidak habis pikir,” ujar Linda di Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Inisial LM, memang ada dalam daftar nama-nama yang diampaikan Dahlan ke BK DPR beberapa waktu lalu. Para inisial tersebut dilaporkan karena diduga melakukan pemerasan terhadap BUMN, khususnya terkait pertemuan anggota DPR dari Komisi XI bersama Dirut PT Merpati Rudy Setyo Purnomo tentang PMN Merpati. Pertemuan tersebut dilaksanakan di ruang kerja Ketua Komisi XI.
“Pertemuan itu memang ada, tapi saat itu saya terlambat hadir. Bahkan saya baru datang saat rapat sudah selesai, sehingga saya tidak mengatahui apa-apa soal pembicaraan di pertemuan tersebut,” ungkapnya.
Linda bahkan mengaku baru tiba di ruang rapat tersebut, ketika semua sudah meninggalkan ruangan, dan ruangan sudah dalam keadaan kosong. Kemudian dia menengok ke ruangan pimpinan, dan di sana ada Ketua Panja Merpati Zulkieflimansyah, Achsanul Qosasi, dan Dirut Merpati Rudy Setyo Purnomo, serta beberapa orang lainnya.
“Waktu itu Pak Zulkieflimansyah dan Achsanul Qosasi mengatakan kepada saya, bahwa rapat sudah selesai dan untuk membantu negara, kita sudah setujui PMN Merpati. Lantas, saya pulang,” tuturnya.
Dengan dasar itu, Linda pun merasa difitnah dengan adanya inisial LM dalam laporan Dahlan Iskan ke BK DPR. Dia juga mengaku sakit hati dan tidak mengerti apa salahnya sehingga namanya disebut.
“Ini fitnah dan tuduhan kejam. Bukan hanya saya yang dirugikan, tapi juga nama baik keluarga, bahkan teman-teman saya merasa tidak percaya," ungkapnya.
(san)