Machfud Suroso akui dekat dengan Anas & isrtinya
Senin, 19 November 2012 - 20:21 WIB
Machfud Suroso akui dekat dengan Anas & isrtinya
A
A
A
Sindonews.com - Direktur PT Dutasari Citra Laras Machfud Suroso membenarkan jika dirinya mempunyai kedekatan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan istrinya Athiyah Laila.
"Memang istrinya Anas itu adalah saudara saya. Hubungan bapak saya sebagai kiai NU (Nahdlatul Ulama). Sebatas itu saja," kata Machfud, usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Ditegaskannya, Anas maupun istrinya sama sekali tidak terlibat dalam kasus Hambalang seperti yang dituduhkan selama ini. "Saya klarifikasi di sini semua tidak benar. Saya orang muslim. Anas dan Atiyah itu tidak mengerti soal proyek," katanya.
Selain itu, dia kembali menegaskan, dirinya mengenai subkontrak proyek senilai Rp2,4 triliun yang didapat perusahannya bukanlah karena faktor kedekatannya dengan Anas.
"Tidak ada pengaruhnya. Saya mulai mendapatkan proyek dari tahun 1992 sampai sekaran ini masa mendapatkan proyek dari Anas. Tidak ada untungnya sama sekali. Saya jamin itu tidak ada kaitannya dengan Anas," belanya lagi.
Mahfud mengatakan, segala tuduhan yang dialamatkan kepada Anas selama ini tidak berdasar. Pasalnya, Anas sama sekali tidak mengerti mengenai proyek Hambalang.
Menurutnya, tidak ada pihak yang mampu menekan dominasi PT Adhi Karya dan Wijaya Karya. Terlebih kedua perusahaan plat merah itu, sudah ISO.
"Itu tidak bisa diintervensi dari atasaan ataupun dari luar," kata Mahfud.
Terlebih, ditambahkan Mahfud, perusahaan yang ia pimpin tak mendapatkan terlalu banyak keuntungan. "Proyek mechanical elekctrical (proyek yang dikerjakan Dutasari di hambalang) itu untungnya sedikit. Kalau banyak untungnya, seluruh main kon akan dikerjakan sendiri," katanya.
"Memang istrinya Anas itu adalah saudara saya. Hubungan bapak saya sebagai kiai NU (Nahdlatul Ulama). Sebatas itu saja," kata Machfud, usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Ditegaskannya, Anas maupun istrinya sama sekali tidak terlibat dalam kasus Hambalang seperti yang dituduhkan selama ini. "Saya klarifikasi di sini semua tidak benar. Saya orang muslim. Anas dan Atiyah itu tidak mengerti soal proyek," katanya.
Selain itu, dia kembali menegaskan, dirinya mengenai subkontrak proyek senilai Rp2,4 triliun yang didapat perusahannya bukanlah karena faktor kedekatannya dengan Anas.
"Tidak ada pengaruhnya. Saya mulai mendapatkan proyek dari tahun 1992 sampai sekaran ini masa mendapatkan proyek dari Anas. Tidak ada untungnya sama sekali. Saya jamin itu tidak ada kaitannya dengan Anas," belanya lagi.
Mahfud mengatakan, segala tuduhan yang dialamatkan kepada Anas selama ini tidak berdasar. Pasalnya, Anas sama sekali tidak mengerti mengenai proyek Hambalang.
Menurutnya, tidak ada pihak yang mampu menekan dominasi PT Adhi Karya dan Wijaya Karya. Terlebih kedua perusahaan plat merah itu, sudah ISO.
"Itu tidak bisa diintervensi dari atasaan ataupun dari luar," kata Mahfud.
Terlebih, ditambahkan Mahfud, perusahaan yang ia pimpin tak mendapatkan terlalu banyak keuntungan. "Proyek mechanical elekctrical (proyek yang dikerjakan Dutasari di hambalang) itu untungnya sedikit. Kalau banyak untungnya, seluruh main kon akan dikerjakan sendiri," katanya.
(mhd)