Dipo lapor ke KPK, SBY pasti tahu
Senin, 19 November 2012 - 14:01 WIB
Dipo lapor ke KPK, SBY pasti tahu
A
A
A
Sindonews.com - Laporan Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan "kongkalikong" mendapat tanggapan beragam dari politisi Senayan.
Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Akbar Faisal menilai langkah Dipo ke KPK menggambarkan carut marutnya Kabinet Indonesia Bersatu jilid II semakin nampak. Menurutnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai lalai mengendalikan para pembantunya.
"Ada dua hal yang saya dapatkan, pertama adalah koordinasi, saling percaya antar pembantu preisden berantakan, saling tuding antara lain, dan SBY kehilangan kendali atas kabinetnya," ujar Akbar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Anggota Komisi II menegaskan, pernyataan Dipo Alam terkait laporannya ke KPK tanpa harus sepengetahuan Presiden juga janggal. "Pernyataan Dipo yang tidak perlu melapor Presiden, ini anomali dalam sistem koordinasi," ujarnya.
Akbar meyakini, Presiden SBY yang juga ketua Dewan Pembina Partai Demokrat mengetahui terkait laporan Dipo Alam sebelum diserahkan ke KPK. "Menurut saya tidak mungkin presiden tidak tahu," pungkasnya.
Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Akbar Faisal menilai langkah Dipo ke KPK menggambarkan carut marutnya Kabinet Indonesia Bersatu jilid II semakin nampak. Menurutnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai lalai mengendalikan para pembantunya.
"Ada dua hal yang saya dapatkan, pertama adalah koordinasi, saling percaya antar pembantu preisden berantakan, saling tuding antara lain, dan SBY kehilangan kendali atas kabinetnya," ujar Akbar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Anggota Komisi II menegaskan, pernyataan Dipo Alam terkait laporannya ke KPK tanpa harus sepengetahuan Presiden juga janggal. "Pernyataan Dipo yang tidak perlu melapor Presiden, ini anomali dalam sistem koordinasi," ujarnya.
Akbar meyakini, Presiden SBY yang juga ketua Dewan Pembina Partai Demokrat mengetahui terkait laporan Dipo Alam sebelum diserahkan ke KPK. "Menurut saya tidak mungkin presiden tidak tahu," pungkasnya.
(lns)