Pembentukan Pansus Hambalang buang anggaran
Senin, 19 November 2012 - 11:43 WIB
Pembentukan Pansus Hambalang buang anggaran
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agus Hermanto mengatakan, pembentukan Panitia Khusus (Pansus) kasus Hambalang hanya membuang-buang anggaran negara.
"Menurut kami, untuk menuju pansus hanya menghamburkan biaya saja. Pembentukan pansus itu kan menggunakan anggaran lagi," ujarnya di Kompleks Parlemen, Gedung DPR, Senayan, Jakarta (19/11/2012)
Menurutnya, tugas serta fungsi pansus dan Panitia Kerja (Panja) adalah sama. Hanya saja, ruang lingkup panja hanya di Komisi X.
"Padahal pansus dan panja adalah sama. Hanya bedanya panja lingkupnya hanya di Komisi X, dan pansus diseluruh komisi dan antar komisi. Tapi anggotanya kan tetap di kelompok fraksi di DPR ini. Sehingga hasilnya pasti akan sama," pungkasnya.
Ketika ditanyakan bagaimana tindak lanjut kasus Hambalang selanjutnya, dia mengatakan panja di Komisi X akan terlebih dahulu melihat hasil telaah yang beberapa pekan lalu telah diserahkan dari BAKN kepada Wakil Ketua DPR RI, Anis Matta.
Setelah itu, baru kemudian akan dibicarakan dalam rapat internal yang rencananya akan digelar Rabu 20 Nopember 2012 besok.
"Kita akan melihat audit investigatif dan telaah BAKN dulu, karena ini tugas yang diberikan BAKN kepada DPR. Selanjutnya tergantung bagaimana nanti di rapat internal," terangnya.
Ditambahkan dia, putusan panja merupakan keputusan fraksi. "Apa tindak lanjutnya? Dan seperti apa tergantung daripada usulan fraksi masing-masing," demikian tukas Agus.
"Menurut kami, untuk menuju pansus hanya menghamburkan biaya saja. Pembentukan pansus itu kan menggunakan anggaran lagi," ujarnya di Kompleks Parlemen, Gedung DPR, Senayan, Jakarta (19/11/2012)
Menurutnya, tugas serta fungsi pansus dan Panitia Kerja (Panja) adalah sama. Hanya saja, ruang lingkup panja hanya di Komisi X.
"Padahal pansus dan panja adalah sama. Hanya bedanya panja lingkupnya hanya di Komisi X, dan pansus diseluruh komisi dan antar komisi. Tapi anggotanya kan tetap di kelompok fraksi di DPR ini. Sehingga hasilnya pasti akan sama," pungkasnya.
Ketika ditanyakan bagaimana tindak lanjut kasus Hambalang selanjutnya, dia mengatakan panja di Komisi X akan terlebih dahulu melihat hasil telaah yang beberapa pekan lalu telah diserahkan dari BAKN kepada Wakil Ketua DPR RI, Anis Matta.
Setelah itu, baru kemudian akan dibicarakan dalam rapat internal yang rencananya akan digelar Rabu 20 Nopember 2012 besok.
"Kita akan melihat audit investigatif dan telaah BAKN dulu, karena ini tugas yang diberikan BAKN kepada DPR. Selanjutnya tergantung bagaimana nanti di rapat internal," terangnya.
Ditambahkan dia, putusan panja merupakan keputusan fraksi. "Apa tindak lanjutnya? Dan seperti apa tergantung daripada usulan fraksi masing-masing," demikian tukas Agus.
(san)