Laporkan ke KPK, Dipo sudah tepat

Jum'at, 16 November 2012 - 05:41 WIB
Laporkan ke KPK, Dipo...
Laporkan ke KPK, Dipo sudah tepat
A A A
Sindonews.com - Keputusan Sekretaris Kabinet (Setkab), Dipo Alam untuk melaporkan adanya praktek kongkalingkong di Kementerian ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap sebagai tindakan yang tepat.

Tindakan Dipo ini juga merupakan kewajiban bagi dirinya sendiri. Karena adanya dugaan upaya pemerasan yang dilakukan oleh pejabat negara terkait keuangan negara.

"Oleh karena itu, laporan Dipo ke KPK soal adanya upaya pemerasan dan sebagainya oleh pejabat negara terhadap keuangan negara, sudah merupakan kewajiban dirinya. Kalau tidak dilakukan, malah yang bersangkutan lepas tanggungjawab membersihkan lembaga negara dari praktek korupsi, dan sebagainya," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti saat dihubungi Sindonews, Jumat (16/11/2012).

Pasca membongkar masalah ini, Dipo dikatakan hanya membuat kegaduhan di publik dengan menguak kasus itu. Oleh sebab itu laporan Dipo ke KPK terkait itu sudah betul.

"Dengan begitu juga, melepaskan mereka dari tuduhan, bahwa kabinet SBY adalah kabinet tukang nuduh tanpa fakta. Kelakuan ini, selain tidak sehat bagi pendidikan rakyat juga akan mengakibatkan kegaduhan yang tak guna," tukas Ray.

Sebelumnya diketahui, Rabu 14 November 2012 kemarin, Sekretaris Kabinet (Setkab), Dipo Alam menyambangi Gedung KPK. Kedatangan Dipo ke KPK untuk melaporkan permainan anggaran yang dilakukan oleh tiga Kementerian dan juga DPR.

KPK sendiri berjanji akan segera melakukan verifikasi laporan Dipo tersebut. Dalam kedatangannya ke KPK, Dipo diketahui juga telah menyerahkan bukti-bukti dokumen yang dimilikinya ke KPK.

Pelaporan Dipo ke KPK secara tidak langsung juga menjawab tantangan dari beberapa anggota DPR yang menantangnya untuk menguak siapa-siapa saja Ketua Fraksi DPR yang terlibat dalam permainan anggaran, jika memang Dipo memiliki bukti-bukti dan fakta yang kuat.
(mhd)
Berita Terkait
Buka Rakerwas, Stafsus:...
Buka Rakerwas, Stafsus: Jalankan Pesan Menteri Agama
Mantan Stafsus Menteri...
Mantan Stafsus Menteri Jonan Meninggal Dunia saat Bersepeda
Stafsus Menteri BUMN...
Stafsus Menteri BUMN Arya Sinulingga Daftar Exco PSSI
Ulah Menteri Korup di...
Ulah Menteri Korup di India, Rumah Ibarat Bank dengan Uang Tunai Menggunung
Intip Gaji Tsamara Amany...
Intip Gaji Tsamara Amany sebagai Stafsus Menteri Sekaligus Komisaris PTPN
Penjelasan Soal Tarif...
Penjelasan Soal Tarif Listrik PLN, Stafsus Menteri BUMN: Tidak Ada Kenaikan
Berita Terkini
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved