KPK akui petugas tahanan mundur
Kamis, 15 November 2012 - 18:35 WIB
KPK akui petugas tahanan mundur
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya membenarkan seorang petugas tahanan yang berasal dari institusi Polri mengundurkan diri.
“Benar, salah satu pengawal tahanan bernama Romam Asrofi mundur dari KPK,“ kata Juru bicara KPK Johan Budi dalam pesan singkatnya kepada Sindonews, Kamis (15/11/2012).
Namun, Johan membantah pengunduran diri tersebut dikarenakan adanya konflik yang terjadi di KPK. Menurutnya, pengunduran tersebut hanya dikarenakan persoalan karier.
“Yang bersangkutan beralasan ingin berkarir di instansi awal yakni Polri,“ jelasnya.
Sebelumnya, anggota polisi dari Brimob ini, mundur bertepatan dengan hari jadi Brimob yang ke-67. Berdasarkan sumber, personel polisi tersebut bertugas sebagai pengawal tahanan.
"Ada lagi yang mengajukan pengunduran diri. Surat sudah di sekretariat pimpinan dan sekretaris sekjen," kata sumber sindonews di KPK.
Sumber tersebut menambahkan, nantinya masih akan ada pengunduran diri lainnya petugas kepolisian yang bekerja di KPK.
Dia pun menuding, faktor kisruh di internal KPK yang menjadi penyebab para petugas kepolisian angkat kaki. "Ini bukan intervensi dari luar, tapi justru dari dalam," tegasnya.
“Benar, salah satu pengawal tahanan bernama Romam Asrofi mundur dari KPK,“ kata Juru bicara KPK Johan Budi dalam pesan singkatnya kepada Sindonews, Kamis (15/11/2012).
Namun, Johan membantah pengunduran diri tersebut dikarenakan adanya konflik yang terjadi di KPK. Menurutnya, pengunduran tersebut hanya dikarenakan persoalan karier.
“Yang bersangkutan beralasan ingin berkarir di instansi awal yakni Polri,“ jelasnya.
Sebelumnya, anggota polisi dari Brimob ini, mundur bertepatan dengan hari jadi Brimob yang ke-67. Berdasarkan sumber, personel polisi tersebut bertugas sebagai pengawal tahanan.
"Ada lagi yang mengajukan pengunduran diri. Surat sudah di sekretariat pimpinan dan sekretaris sekjen," kata sumber sindonews di KPK.
Sumber tersebut menambahkan, nantinya masih akan ada pengunduran diri lainnya petugas kepolisian yang bekerja di KPK.
Dia pun menuding, faktor kisruh di internal KPK yang menjadi penyebab para petugas kepolisian angkat kaki. "Ini bukan intervensi dari luar, tapi justru dari dalam," tegasnya.
(rsa)