Pimpinan Ponpes bantah didik teroris
Rabu, 14 November 2012 - 19:13 WIB
Pimpinan Ponpes bantah didik teroris
A
A
A
Sindonews.com - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Akhfiya, Nasirudin Ahmad alias Landung Tri Bawono (34) membantah kalau ponpes yang dipimpinnya menjadi sarang kegiatan teroris.
"Tudingan itu tidak benar, kami hanya mengajarkan tentang Islam," terangnya di rumah penampungan BPBD Nganjuk, Rabu (14/11/2012).
Nasirudin juga merasa di dzolimi oleh warga yang hendak melakukan pengusiran dan penyerbuan ke pondok. Selama ini Ponpes hanya mengajarkan Islam kepada para santrinya dan bukan tentang terorisme.
Sementara terkait pernyataan Ustad Sonhadi, juru bicara Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) pimpinan Abu Bakar Baasyir yang menyebut dirinya anggota JAT juga tidak benar.
"Secara pribadi saya memang pernah berkumpul dengan kelompok JAT, namun untuk pesantren ini tidak berafiliasi dengan organisasi JAT," bantahnya.
Sebelumnya, Ustad Sonhadi menyebut Nasirudin Ahmad sebagai anggota JAT setelah menjenguk Ustad Abu Bakar Baasyir di Cilacap, Selasa lalu. Bahkan menurut Ustad Sonhadi, Nasirudin dikenal sebagai Dai aktif dalam JAT.
"Tudingan itu tidak benar, kami hanya mengajarkan tentang Islam," terangnya di rumah penampungan BPBD Nganjuk, Rabu (14/11/2012).
Nasirudin juga merasa di dzolimi oleh warga yang hendak melakukan pengusiran dan penyerbuan ke pondok. Selama ini Ponpes hanya mengajarkan Islam kepada para santrinya dan bukan tentang terorisme.
Sementara terkait pernyataan Ustad Sonhadi, juru bicara Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) pimpinan Abu Bakar Baasyir yang menyebut dirinya anggota JAT juga tidak benar.
"Secara pribadi saya memang pernah berkumpul dengan kelompok JAT, namun untuk pesantren ini tidak berafiliasi dengan organisasi JAT," bantahnya.
Sebelumnya, Ustad Sonhadi menyebut Nasirudin Ahmad sebagai anggota JAT setelah menjenguk Ustad Abu Bakar Baasyir di Cilacap, Selasa lalu. Bahkan menurut Ustad Sonhadi, Nasirudin dikenal sebagai Dai aktif dalam JAT.
(ysw)