Ketua Fraksi PPP bantah kawal APBN
Selasa, 13 November 2012 - 18:12 WIB
Ketua Fraksi PPP bantah kawal APBN
A
A
A
Sindonews.com - Partai persatuan Pembangunan (PPP) tidak pernah melakukan upaya kawal-mengawal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang kemudian akan dibahas di DPR untuk disetujui.
"Enggak ada, itu kan begini ya. Program hitungan angka tentang program itu kan dari pemerintah, itu program pemerintah yang ditawarkan ke DPR, berarti enggak ada itu kawal mengawal," kata Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar saat dihubungi wartawan, Selasa (13/11/2012).
Hasrul meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam tidak perlu takut untuk mengungkap dan segera mendatangi lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyerahkan data-datanya terkait ketua fraksi yang bermain di APBN.
"Pak Dipo jangan segan-segan ungkap, jangan gantung-gantung ini, siapa namanya siapa ketua fraksinya, bagaimana modusnya," pintanya.
Menurutnya, lembaga pimpinan negara jangan hanya membuat gaduh ke publik, jangan ragu untuk menyebut ketua fraksi yang dimaksud. Pihaknya menunggu keberanian pihak Seskab untuk menyerahkan nama-namanya seperti halnya yang telah dilakukan Menteri BUMN Dahlan Iskan.
"Dahlan Iskan (menteri BUMN) saja berani sebut nama, kenapa Dipo Alam enggak," pungkasnya.
Sebelumnya dalam surat aduan yang diterima Dipo Alam, dilaporkan adanya peran ketua fraksi tertentu dari oknum DPR yang sengaja bertugas menciptakan program dan kegiatan serta mengamankan agar alokasi anggaran yang sudah digelembungkan dapat disetujui oleh DPR.
Dengan demikian, sejak awal penggelembungan anggaran oleh pejabat struktural kementerian, merupakan susupan dari kader partai.
Dipo menilai, ketika anggaran tersebut dibahas di DPR, akan diamankan oleh oknum anggota DPR dari fraksi partai tersebut.
"Enggak ada, itu kan begini ya. Program hitungan angka tentang program itu kan dari pemerintah, itu program pemerintah yang ditawarkan ke DPR, berarti enggak ada itu kawal mengawal," kata Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar saat dihubungi wartawan, Selasa (13/11/2012).
Hasrul meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam tidak perlu takut untuk mengungkap dan segera mendatangi lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyerahkan data-datanya terkait ketua fraksi yang bermain di APBN.
"Pak Dipo jangan segan-segan ungkap, jangan gantung-gantung ini, siapa namanya siapa ketua fraksinya, bagaimana modusnya," pintanya.
Menurutnya, lembaga pimpinan negara jangan hanya membuat gaduh ke publik, jangan ragu untuk menyebut ketua fraksi yang dimaksud. Pihaknya menunggu keberanian pihak Seskab untuk menyerahkan nama-namanya seperti halnya yang telah dilakukan Menteri BUMN Dahlan Iskan.
"Dahlan Iskan (menteri BUMN) saja berani sebut nama, kenapa Dipo Alam enggak," pungkasnya.
Sebelumnya dalam surat aduan yang diterima Dipo Alam, dilaporkan adanya peran ketua fraksi tertentu dari oknum DPR yang sengaja bertugas menciptakan program dan kegiatan serta mengamankan agar alokasi anggaran yang sudah digelembungkan dapat disetujui oleh DPR.
Dengan demikian, sejak awal penggelembungan anggaran oleh pejabat struktural kementerian, merupakan susupan dari kader partai.
Dipo menilai, ketika anggaran tersebut dibahas di DPR, akan diamankan oleh oknum anggota DPR dari fraksi partai tersebut.
(mhd)