Bernyanyi, DPR tantang Dipo sebut nama
Selasa, 13 November 2012 - 18:08 WIB
Bernyanyi, DPR tantang Dipo sebut nama
A
A
A
Sindonews.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam diminta mengungkap nama ketua Fraksi di DPR yang terlibat korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) seperti yang dituduhkannya itu. Tuduhan ini akan menjadi polemik berkepanjangan, nama tersebut tidak juga diungkap.
"Saya termasuk orang yang mendukung lebih baik dibuka, sabab kalau hanya diwacanakan tentu menjadi rumor," ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung Wibowo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menegaskan, pemberantasan korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga penegak hukum, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tapi, menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk Dipo Alam jika betul mengetahui ada persoalan dugaan tindak pidana korupsi.
"Perang korupsi menjadi tanggung jawab kita bersama," tegasnya.
Bahkan, Pramono menantang Dipo Alam berani melaporkan persoalan yang dituduhkannya itu ke KPK. "Lebih baik dilaporkan, kalau tidak, hanya berbalas pantun saja," pungkasnya.
"Saya termasuk orang yang mendukung lebih baik dibuka, sabab kalau hanya diwacanakan tentu menjadi rumor," ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung Wibowo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menegaskan, pemberantasan korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga penegak hukum, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tapi, menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk Dipo Alam jika betul mengetahui ada persoalan dugaan tindak pidana korupsi.
"Perang korupsi menjadi tanggung jawab kita bersama," tegasnya.
Bahkan, Pramono menantang Dipo Alam berani melaporkan persoalan yang dituduhkannya itu ke KPK. "Lebih baik dilaporkan, kalau tidak, hanya berbalas pantun saja," pungkasnya.
(kur)