Korupsi TNKB, Polri janji koordinasi dengan KPK

Selasa, 13 November 2012 - 17:47 WIB
Korupsi TNKB, Polri...
Korupsi TNKB, Polri janji koordinasi dengan KPK
A A A
Sindonews.com - Bareskrim Mabes Polri mengakui pihaknya akan melakukan koordinasi dengan KPK terkait dengan penanganan penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan Tanda Nomor Kendaran Bermotor (PNKB).

Kabareskrim Mabes Polri KomjenPol Sutaraman mengatakan, pihaknya tidak akan mengulangi kejadian sewaktu berebutan kasus korlantas yang saat itu juga sedang ditangani KPK.

“Nanti kita koordinasikan sebaik-baiknya antar kedua lembaga ini, karena kita tidak mungkin memberantas kejahatan korupsi sendiri, itu tidak mungkin. Harus ada kerjasama yang kuat, sinergi yang kuat sehingga bisa memberantas korupsi di seluruh lini lembaga,“ kata Sutarman saat ditemui di kantor Kemenkumham, Jakarta, Selasa (13/11/2012).

Mantan Kapolda Metro Jaya ini juga mengatakan, beberapa saksi yang juga diperiksa oleh pihaknya saat ini memang sedang ditangani oleh KPK. Namun, pihaknya mengakui sampai hari ini belum menetapkan tersangka.

“Dari rangkaian keseluruhan, masih dalam penyidikan kita dan pelaku pengadaan ini, pelaksana pengadaan di korlantas ini jjuga orang-orang yang itu, orang orangnya sedang disidik di KPK, kita belum menetapkan tersangka, kita tunggu dulu,“ jelasnya.

Diketahui, penyidik Badan Reserse Kriminal Polri tengah menyidik kasus lain di Korlantas Polri, yakni dugaan korupsi pengadaan TNKB. Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) telah diserahkan kepada Kejaksaan Agung sejak Oktober lalu.

"Sudah beberapa waktu lalu, kok itu (terima SPDP). Kayaknya bulan Oktober," ungkap Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Andhi Nirwanto di Kejaksaan Agung, Kamis 8 Nopember 2012 malam.

Untuk diketahui, selain proyek pengadaan simulator surat izin mengemudi (SIM) senilai Rp 196 miliar, diduga ada dua proyek lain di Korlantas Polri pada 2011 lalu, yakni proyek PNKB senilai Rp500 miliar dan STNK-BPKB dengan nilai Rp300 miliar. Ketiga proyek ini diduga sarat unsur korupsi. Jika demikian, berebut kewenangan penanganan kasus dapat kembali terulang.

Pasalnya, nilai korupsi TNKB lebih besar dari proyek pengadaan simulator SIM. Saat ditanya apakah tersangka berasal dari kepolisian, Andhi belum dapat memastikan. "Dicek dulu deh," singkatnya.
(san)
Berita Terkait
Pelat Nomor Khusus RF,...
Pelat Nomor Khusus RF, RFS, RFH, RFP, RFD, RFL, RFU, Apa Keistimewaannya di Jalan?
Ini 3 Cara Mengetahui...
Ini 3 Cara Mengetahui Pemilik Mobil dari Pelat Nomornya, Tanpa Harus ke Samsat
Gila! Pelat Nomor Kendaraan...
Gila! Pelat Nomor Kendaraan P7 Dibeli dengan Harga Rp335 Miliar
Pergantian Pelat Kendaraan...
Pergantian Pelat Kendaraan Jadi Warna Putih Dilakukan Bertahap Tahun Ini
Korlantas Targetkan...
Korlantas Targetkan Pelat Nomor Berwarna Putih Diterapkan Pertengahan Juni 2022
Ada Hitam, Biru, Merah,...
Ada Hitam, Biru, Merah, Hijau, dan Putih, Ini Beda Warna Pelat Nomor Kendaraan di Indonesia
Berita Terkini
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved