Dilemparin bom, Gubernur Sumsel lebih waspada
Selasa, 13 November 2012 - 16:26 WIB
Dilemparin bom, Gubernur Sumsel lebih waspada
A
A
A
Sindonews.com - Pasca dilemparin bol, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengaku lebih waspada terhadap aksi teror. Dirinya dilempar bom rakitan oleh salah seorang peserta jalan santai saat berorasi di acara jalan santai HUT Partai Golkar ke-48.
"Melihat kejadian kemarin menjadi indikasi baru kita tidak aman kalau kita tidak waspada, tentu saja saya berharap kita sama-sama waspada," imbuhnya di The Ritz Carlton Hotel Jakarta, Jakarta Selatan, Selasa (13/11/2012).
Atas peristiwa tersebut, katanya, dirinya akan mengadakan pertemuan dengan pasangan kandidat lainnya untuk membahas persoalan tersebut. "Dan saya akan mengajak teman-teman yang berkompetisi dengan saya untuk mungkin membicarakan ini," kata Yasin.
Saat dikonfirmasi apakah pelemparan bom tersebut terkait Pilkada, Syahrul enggan berspekulasi. "Saya tidak berani sampai ke situ," ujarnya.
Seperti diberitakan, Syahrul Yasin Limpo dilempar bom rakitan saat orasi di jalan santai. Beruntung bom rakitan yang dilemparkan pelaku tidak sempat meledak, sehingga Syahrul Yasin Limpo selamat. Sementara pelaku menjadi bulan bulanan peserta jalan santai lainnya.
Pelaku yang berinisal AW saat dikeroyok massa langsung diamankan oleh aparat kepolisian, untuk selanjutnya dibawa ke Pos Piket Rumah Sakit Pelamonia Makassar yang kebetulan berada di depan lokasi jalan santai.
Setelah lebih dari setengah jam, pelaku kemudian digiring ke Mapolrestabes Makassar menggunakan mobil baracuda milik aparat kepolisian. Namun, saat dibawa menuju mobil, sejumlah orang berusaha kembali memukuli pelaku.
Beruntung aparat kepolisian sigap dan berhasil mengamankan pelaku ke dalam mobil baracuda. Saat ini polisi terus memeriksa pelaku untuk mengetahui motif pelemparan bom.
"Melihat kejadian kemarin menjadi indikasi baru kita tidak aman kalau kita tidak waspada, tentu saja saya berharap kita sama-sama waspada," imbuhnya di The Ritz Carlton Hotel Jakarta, Jakarta Selatan, Selasa (13/11/2012).
Atas peristiwa tersebut, katanya, dirinya akan mengadakan pertemuan dengan pasangan kandidat lainnya untuk membahas persoalan tersebut. "Dan saya akan mengajak teman-teman yang berkompetisi dengan saya untuk mungkin membicarakan ini," kata Yasin.
Saat dikonfirmasi apakah pelemparan bom tersebut terkait Pilkada, Syahrul enggan berspekulasi. "Saya tidak berani sampai ke situ," ujarnya.
Seperti diberitakan, Syahrul Yasin Limpo dilempar bom rakitan saat orasi di jalan santai. Beruntung bom rakitan yang dilemparkan pelaku tidak sempat meledak, sehingga Syahrul Yasin Limpo selamat. Sementara pelaku menjadi bulan bulanan peserta jalan santai lainnya.
Pelaku yang berinisal AW saat dikeroyok massa langsung diamankan oleh aparat kepolisian, untuk selanjutnya dibawa ke Pos Piket Rumah Sakit Pelamonia Makassar yang kebetulan berada di depan lokasi jalan santai.
Setelah lebih dari setengah jam, pelaku kemudian digiring ke Mapolrestabes Makassar menggunakan mobil baracuda milik aparat kepolisian. Namun, saat dibawa menuju mobil, sejumlah orang berusaha kembali memukuli pelaku.
Beruntung aparat kepolisian sigap dan berhasil mengamankan pelaku ke dalam mobil baracuda. Saat ini polisi terus memeriksa pelaku untuk mengetahui motif pelemparan bom.
(mhd)