Lagi, TKI di Malaysia diperkosa
Selasa, 13 November 2012 - 13:45 WIB
Lagi, TKI di Malaysia diperkosa
A
A
A
Sindonews.com - Pemerkosaan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia kembali menimpa seorang TKI. Setelah kemarin warga Batang berinisial S, diperkosa oleh tiga polisi Diraja Malaysia, kini TKI asal Aceh diketahui diperkosa oleh majikannya sendiri.
"Hari ini ada warga negara Indonesia yang mengalami aksi tindak pidana pemerkosaan, kali ini oleh majikanya," ujar Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Tak hanya diperkosa oleh majikannya, sambung Marty, korban juga disekap oleh istri majikan. Saat ini kedua pelaku melarikan diri dan tengah dilakukan pengejaran oleh pihak kepolisian Malaysia.
Marty mengatakan, saat ini korban sudah dalam kondisi lebih baik dan sudah mendapat perawatan dari pihak rumah sakit. Selain itu, korban juga sudah mendapat perlindungan dari pihak KBRI di Malaysia.
Pihaknya baru mendapat laporan peristiwa tersebut tadi malam dari pihak kepolisian Malaysia. Namun kejadian tersebut terjadi pada Senin 12 November 2012 kemarin.
Korban yang pernah tinggal di Jakarta menjadi pemulung tersebut, bisa bekerja di Malaysia atas bujuk rayu dari oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Ada oknum, sekali lagi saya garis bawahi yang tidak bertanggung jawab, yang merayu dan mengajak yang bersangkutan untuk bekerja di Malaysia tanpa pengaturan-pengaturan yang resmi dan baik. Sehingga tiba di Malaysia kemudian berganti majikan berulang kali. Terakhir musibah yang terkena adalah mengalami pemerkosaan oleh majikan, dan penyekapan oleh majikan," papar Marty.
"Hari ini ada warga negara Indonesia yang mengalami aksi tindak pidana pemerkosaan, kali ini oleh majikanya," ujar Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Tak hanya diperkosa oleh majikannya, sambung Marty, korban juga disekap oleh istri majikan. Saat ini kedua pelaku melarikan diri dan tengah dilakukan pengejaran oleh pihak kepolisian Malaysia.
Marty mengatakan, saat ini korban sudah dalam kondisi lebih baik dan sudah mendapat perawatan dari pihak rumah sakit. Selain itu, korban juga sudah mendapat perlindungan dari pihak KBRI di Malaysia.
Pihaknya baru mendapat laporan peristiwa tersebut tadi malam dari pihak kepolisian Malaysia. Namun kejadian tersebut terjadi pada Senin 12 November 2012 kemarin.
Korban yang pernah tinggal di Jakarta menjadi pemulung tersebut, bisa bekerja di Malaysia atas bujuk rayu dari oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Ada oknum, sekali lagi saya garis bawahi yang tidak bertanggung jawab, yang merayu dan mengajak yang bersangkutan untuk bekerja di Malaysia tanpa pengaturan-pengaturan yang resmi dan baik. Sehingga tiba di Malaysia kemudian berganti majikan berulang kali. Terakhir musibah yang terkena adalah mengalami pemerkosaan oleh majikan, dan penyekapan oleh majikan," papar Marty.
(rsa)