Tak ada saingan, Megawati nyapres lagi?
Jum'at, 09 November 2012 - 16:57 WIB
Tak ada saingan, Megawati nyapres lagi?
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Presiden Republik Indonesia, yang juga Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri diprediksikan akan kembali mencalonkan diri sebagai Presiden di Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.
Undang-undang yang memastikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak dapat mencalonkan diri kembali karena sudah dua periode menjabat, bisa jadi alasan Megawati untuk maju jadi orang nomor satu di negeri ini.
"Sekarang kan yang biasa jadi saingan Ibu Mega tidak ada, misal almarhum Gus Dur yang sudah meninggal, dan hanya tinggal Pak SBY. Jadi Ibu Mega tidak ada saingan lagi. Bisa jadi dia mencalonkan untuk ketiga kalinya, setelah dua kali gagal," jelas Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (9/11/2012).
Dia juga mengatakan, hanya ada satu orang yang mungkin menjadi saingannya nanti, yakni Prabowo Subianto. Namun, koalisi antara PDIP dengan Gerindra masih harus dikomunikasikan.
"Yah mungkin Pak Prabowo, kompetisi harus terbuka," tukas Refly.
Meski begitu, Refly berharap banyak tokoh-tokoh alternatif yang dapat mencalonkan diri menjadi calon presiden, khususnya dari kalangan muda.
"Saya berharap banyak tokoh muda yang muncul, seperti Pak Anis Baswedan, Fadjroel Rachman, atau mungkin Pak Mahfud MD bisa mencalonkan sebagai calon alternatif yang akan menjadi calon presiden Indonesia," tandasnya.
Undang-undang yang memastikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak dapat mencalonkan diri kembali karena sudah dua periode menjabat, bisa jadi alasan Megawati untuk maju jadi orang nomor satu di negeri ini.
"Sekarang kan yang biasa jadi saingan Ibu Mega tidak ada, misal almarhum Gus Dur yang sudah meninggal, dan hanya tinggal Pak SBY. Jadi Ibu Mega tidak ada saingan lagi. Bisa jadi dia mencalonkan untuk ketiga kalinya, setelah dua kali gagal," jelas Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (9/11/2012).
Dia juga mengatakan, hanya ada satu orang yang mungkin menjadi saingannya nanti, yakni Prabowo Subianto. Namun, koalisi antara PDIP dengan Gerindra masih harus dikomunikasikan.
"Yah mungkin Pak Prabowo, kompetisi harus terbuka," tukas Refly.
Meski begitu, Refly berharap banyak tokoh-tokoh alternatif yang dapat mencalonkan diri menjadi calon presiden, khususnya dari kalangan muda.
"Saya berharap banyak tokoh muda yang muncul, seperti Pak Anis Baswedan, Fadjroel Rachman, atau mungkin Pak Mahfud MD bisa mencalonkan sebagai calon alternatif yang akan menjadi calon presiden Indonesia," tandasnya.
(rsa)