Politikus Golkar terima aliran dana dari Rosa
Kamis, 08 November 2012 - 18:12 WIB
Politikus Golkar terima aliran dana dari Rosa
A
A
A
Sindonews.com - Politikus Partai Golkar (PG) M Oheo Sinapoy, diduga menerima aliran dana terkait kasus dugaan korupsi pembahasan anggaran di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dari PT Permai Grup.
Hal tersebut terungkap dalam kesaksian Bayu Widjojongko, salah satu pegawai PT Permai Grup. Dia mengatakan, M Oheo Sinapoy menerima uang dari Mindo Rosalina Manulang.
"Saya awalnya memang diperintah mengambil oleh Ibu Rosa (Mindo Rosalina Manullang) untuk memberikan uang untuk Ibu Angie. Rp1 miliar dibagi dua, Rp500 juta untuk Oheo dan Rp500 juta untuk Angie. Ketika saya ke Ibu Rina (Octarina Furi, staf keuangan Grup Permai,) uangnya belum siap," kata Bayu dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/11/2012).
Bayu mengungkapkan, selain mendapat Rp500 juta, Anggota Komisi VIII DPR itu juga dapat jatah USD75 ribu atau Rp722 juta dari Permai Group, perusahaan milik M Nazaruddin.
"USD75 ribu untuk Oheo Komisi VIII. Tapi (apakah uang) itu diantar ke Komisi VIII, saya tidak tahu," ujarnya.
Meski begitu, Bayu mengaku, tidak mengetahui alasan pemberian uang tersebut terhadap Oheo. "Kita cuma diperintah Rosa lewat telepon atau BBM," tandasnya.
Hal tersebut terungkap dalam kesaksian Bayu Widjojongko, salah satu pegawai PT Permai Grup. Dia mengatakan, M Oheo Sinapoy menerima uang dari Mindo Rosalina Manulang.
"Saya awalnya memang diperintah mengambil oleh Ibu Rosa (Mindo Rosalina Manullang) untuk memberikan uang untuk Ibu Angie. Rp1 miliar dibagi dua, Rp500 juta untuk Oheo dan Rp500 juta untuk Angie. Ketika saya ke Ibu Rina (Octarina Furi, staf keuangan Grup Permai,) uangnya belum siap," kata Bayu dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/11/2012).
Bayu mengungkapkan, selain mendapat Rp500 juta, Anggota Komisi VIII DPR itu juga dapat jatah USD75 ribu atau Rp722 juta dari Permai Group, perusahaan milik M Nazaruddin.
"USD75 ribu untuk Oheo Komisi VIII. Tapi (apakah uang) itu diantar ke Komisi VIII, saya tidak tahu," ujarnya.
Meski begitu, Bayu mengaku, tidak mengetahui alasan pemberian uang tersebut terhadap Oheo. "Kita cuma diperintah Rosa lewat telepon atau BBM," tandasnya.
(maf)