Inilah daftar kekayaan pemeras BUMN versi KPK

Rabu, 07 November 2012 - 17:46 WIB
Inilah daftar kekayaan...
Inilah daftar kekayaan pemeras BUMN versi KPK
A A A
Sindonews.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan diketahui telah melaporkan dua nama anggota DPR yakni Idris Laena dan juga Sumaryoto dengan tuduhan telah melakukan pemerasan ke perusahaan perusahaan BUMN.

Mereka pun diketahui memiliki kekayaan yang cukup fantastis dengan jabatan sebagai anggota DPR.

Berdasarkan Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), politikus senior Partai Golkar Idris Laena tercatat memiliki total harta kekayaan sebanyak Rp15.995.834.209 per tanggal 27 Januari 2010.

Dari total harta tersebut, separuh lebih harta Idris berasal dari harta tidak bergerak yang jumlahnya mencapai Rp11.335.233.000.

Adapun harta begerak Idris hanya sebesar Rp1.305.000.000, terdiri dari empat mobil yang masing-masing berjenis Toyota Kijang Innova (2007), Suzuki Swift (2009), Mercedes Benz (2004), dan Honda Jazz (2006).

Sisanya sebesar Rp3.355.601.209 berasal dari usaha sampingan dan juga surat berharga dan logam mulia.

Sedangkan politikus PDIP Sumaryoto, dalam laporan KPK Nomor Harta Kekayaan (NHK) 10.309, tercatat melaporkan hartanya pada 6 Desember 2004 dan 11 Januari 2010.

Dengan rincian, harta tidak bergerak per tanggal 6 Desember 2004 sebesar Rp3.516.777.000. Sedangkan untuk pelaporan tanggal 13 Januari 2010, harta tidak bergerak Sumaryoto menjadi Rp11.862.210.000.

Dari harta tidak bergerak ini, seluruhnya harta Sumaryoto dalam bentuk rumah. Adapun total rumahnya mencapai 11 unit, mulai dari rumah di Jakarta Pusat, Karawang, hingga di Wonogiri.

Sementara untuk harta bergerak, Sumaryoto mencatat penurunan aset. Untuk laporan per tanggal 6 Desember 2004, jumlah harta bergerak Sumaryoto mencapai Rp17.460.000.000. Sedangkan dalam pelaporan per tanggal 11 Januari 2010, harta bergerak Sumaryoto menyusut menjadi Rp5.775.000.000.

Total keseluruhan harta kekayaan Sumaryoto pertanggal 11 Januari 2010 adalah Rp17.362.610.560.

Dari total harta Sumaryoto, yang patut mendapat perhatian adalah jumlah harta bergerak berupa kendaraan.

Dalam laporan di KPK, sejak 6 Desember 2004 sampai 11 Januari 2010, Sumaryoto tercatat memiliki kendaraan yang jumlahnya sangat banyak, yakni 36 unit. Namun belakangan diketahui bahwa Sumaryoto selain menjadi anggota dewan, dia juga aktif sebagai bos perusahaan bus bernama PO Tunggal Dara.

Baca berita terkait seputar pemeras BUMN disini
(rsa)
Berita Terkait
Erick Thohir Ramal hanya...
Erick Thohir Ramal hanya 11 BUMN yang Bisa Setor Upeti ke Negara
DPR Didesak Bentuk Pansus...
DPR Didesak Bentuk Pansus Selidiki Dugaan Upeti Bahlil Lahadalia
Tak Pernah Bayar Upeti...
Tak Pernah Bayar Upeti ke Negara, PETI Langgar Konstitusi
Erick Thohir Lapor Rencana...
Erick Thohir Lapor Rencana Merger BUMN Galangan ke DPR
Komisi VI DPR Minta...
Komisi VI DPR Minta Performa Kementerian BUMN Terus Dijaga
Erick Thohir Pamer ke...
Erick Thohir Pamer ke DPR, Kontribusi BUMN Tembus Rp1.200 Triliun
Berita Terkini
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved