Mahfud MD: Grasi Ola, SBY ceroboh

Selasa, 06 November 2012 - 19:47 WIB
Mahfud MD: Grasi Ola,...
Mahfud MD: Grasi Ola, SBY ceroboh
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai tidak berhati-hati dalam memberikan grasi pada terpidana kasus narkotika Merika Franola alias Ola. Terpidana seumur hidup ini ternyata kembali pada profesi bandar narkoba.

Badan Narkotika Nasional (BNN) menduga dia terlihat dalam jaringan penyelundupan sabu dari India yang terungkap di Bandung beberapa waktu lalu. Ola bahkan diduga menjadi otak dari jaringan ini.

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memandang para pembantu presiden kecolongan dan tidak komprehensif memahami kasus Ola. Semua orang yang memberi masukan tertipu oleh penjahat narkoba.

"Karena ada tindakan ceroboh, tidak komprehensif, maka semua orang yang beri masukan grasi itu adalah orang-orang yang kena tipu oleh penjahat narkoba. Itu kecolongan," ujar Mahfud, di ruang kerjanya, Selasa (6/11/2012).

Menurut Mahfud, secara hukum prosedur yang dilakukan oleh Presiden sudah benar. Setelah grasi turun tidak ada yang bisa dilakukan lagi untuk memperkarakannya. Grasi adalah pengampunan yang diberikan oleh presiden dan harus segera dilaksanakan.

Namun persoalannya, para pembantu presiden lupa jika para penjahat narkoba pada umumnya pembohong. Mereka kadang-kadang pura-pura sembuh dan pura-pura sakit, tapi akalnya jalan untuk kembali pada penggunaan barang haram tersebut.

"Sejak awal, saya berpendapat agar Presiden tidak memberikan pengampunan pada penjahat narkoba, teroris dan korupsi. Jenis kejahatan ini besar daya hancurnya pada masa depan bangsa. Sehingga sulit dimaklmumi saat Presiden memberikan grasi pada Ola dengan alasan kemanusiaan. Pada dasarnya mereka adalah penjahat kemanusiaan yang paling besar," tegasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Infografis
Mahfud MD: Wacana Kabinet...
Mahfud MD: Wacana Kabinet Diisi 40 Menteri Tidak Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved