BNN janji ungkap hakim MA pemakai sabu
Senin, 05 November 2012 - 16:01 WIB
BNN janji ungkap hakim MA pemakai sabu
A
A
A
Sindonews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) berjanji akan mendalami pengakuan Puji Wijayanto, hakim yang ketangkap basah tengah menghisap sabu di tempat karoke di Illigals Hotel and Club di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat.
Kepala Humas BNN Sumirat Dwiyanto mengatakan, pihaknya akan menelusuri kebenaran atas pengakuan Puji yang mengatakan ada hakim Mahkamah Agung (MA) yang kerap memakai sabu bersama dirinya.
"Kita menghormati penyelidikan KY, kita akan bekerja sama dengan KY dan menanyakan KY soal pengakuan itu, tapi kita butuh pembuktian lebih lanjut. Karena dalam pengadilan harus ada bukti, mungkin pengakuan ini menjadi petunjuk untuk penyelidikan lebih lanjut," ujar Sumirat, kepada wartawan di Jakarta, Senin (5/11/2012).
Ditambahkan dia, sampai saat ini Puji belum pernah membicarakan siapa oknum hakim di MA yang suka memakai sabu kepada pihaknya. Dia juga masih bungkam, tentang siapa saja oknum penegak hukum yang kerap bersentuhan dengan bandar narkoba itu.
"Belum ada pengakuan PW ke BNN soal siapa-siapa temannya yang terlibat dalam penggunaan narkoba. Kita akan berkoordinasi dengan KY sama MA untuk penindakan lebih lanjut," tukasnya.
Kepala Humas BNN Sumirat Dwiyanto mengatakan, pihaknya akan menelusuri kebenaran atas pengakuan Puji yang mengatakan ada hakim Mahkamah Agung (MA) yang kerap memakai sabu bersama dirinya.
"Kita menghormati penyelidikan KY, kita akan bekerja sama dengan KY dan menanyakan KY soal pengakuan itu, tapi kita butuh pembuktian lebih lanjut. Karena dalam pengadilan harus ada bukti, mungkin pengakuan ini menjadi petunjuk untuk penyelidikan lebih lanjut," ujar Sumirat, kepada wartawan di Jakarta, Senin (5/11/2012).
Ditambahkan dia, sampai saat ini Puji belum pernah membicarakan siapa oknum hakim di MA yang suka memakai sabu kepada pihaknya. Dia juga masih bungkam, tentang siapa saja oknum penegak hukum yang kerap bersentuhan dengan bandar narkoba itu.
"Belum ada pengakuan PW ke BNN soal siapa-siapa temannya yang terlibat dalam penggunaan narkoba. Kita akan berkoordinasi dengan KY sama MA untuk penindakan lebih lanjut," tukasnya.
(san)