Bawaslu harus ungkap fakta pelanggaran KPU
Senin, 05 November 2012 - 06:07 WIB
Bawaslu harus ungkap fakta pelanggaran KPU
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti menyatakan, laporan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) tentang kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dinilai melanggar etika, tentu saja akan sangat berguna bila Bawaslu mampu mengungkap ada apa dibalik pemunduran jadwal.
"Benarkah semata-mata karena beban pekerjaan berat dan banyak atau ada hal lain. Misalnya kemungkinan ada deal-deal antara KPU dengan parpol calon peserta pemilu, atau ada tekanan untuk loloskan parpol ini itu atau sebaliknya," ujarnya dalam rilis yang di terima SINDO di Jakarta, Minggu 4 November 2012.
Jauh lebih berbobot dan penting, kata Ray, apabila Bawaslu dapat mengungkap fakta-fakta dibalik alasan resmi KPU. Sekalipun pengunduran jadwal verifikasi administrasi tersebut sesuatu yang tentu keliru, tapi mengungkap fakta-fakta di baliknya adalah hal yang utama.
"Dengan begitu, kita dapat memastikan jenis pelanggaran apa yang sebenarnya dilakukan KPU. Apakah sangat subtansial, melawan prinsip independensi mereka dan sebagainya," kata Ray.
Dengan begitu juga, tandas Ray, secara perlahan akan dapat mengungkap peran-peran lain dalam verifikasi. Antara lain soal keterlibatan IFES, mengapa data detil parpol terlambat diterbitkan dan juga mengungkap isu ada parpol yang sebenarnya layak atau tidak layak diloloskan.
"Jika Bawaslu dapat mengungkap hal ini, merupakan penemuan brilian dan dapat dipastikan akan mengurangi bentuk kecurangan-kecurangan verifikasi di masa mendatang," tandasnya.
"Benarkah semata-mata karena beban pekerjaan berat dan banyak atau ada hal lain. Misalnya kemungkinan ada deal-deal antara KPU dengan parpol calon peserta pemilu, atau ada tekanan untuk loloskan parpol ini itu atau sebaliknya," ujarnya dalam rilis yang di terima SINDO di Jakarta, Minggu 4 November 2012.
Jauh lebih berbobot dan penting, kata Ray, apabila Bawaslu dapat mengungkap fakta-fakta dibalik alasan resmi KPU. Sekalipun pengunduran jadwal verifikasi administrasi tersebut sesuatu yang tentu keliru, tapi mengungkap fakta-fakta di baliknya adalah hal yang utama.
"Dengan begitu, kita dapat memastikan jenis pelanggaran apa yang sebenarnya dilakukan KPU. Apakah sangat subtansial, melawan prinsip independensi mereka dan sebagainya," kata Ray.
Dengan begitu juga, tandas Ray, secara perlahan akan dapat mengungkap peran-peran lain dalam verifikasi. Antara lain soal keterlibatan IFES, mengapa data detil parpol terlambat diterbitkan dan juga mengungkap isu ada parpol yang sebenarnya layak atau tidak layak diloloskan.
"Jika Bawaslu dapat mengungkap hal ini, merupakan penemuan brilian dan dapat dipastikan akan mengurangi bentuk kecurangan-kecurangan verifikasi di masa mendatang," tandasnya.
(azh)