Sri Mulyani tahu Ical bakal kalah
Jum'at, 02 November 2012 - 02:06 WIB
Sri Mulyani tahu Ical bakal kalah
A
A
A
Sindonews.com - Pengamat Politik Iberamsjah menyatakan, Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani sangat mengetahui track record dari Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical).
Sehingga, jika Golkar berniat untuk menyandingkan Sri Mulyani dengan Ical sebagai calon Presiden dan wakil Presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang, maka hal itu akan sulit dilakukan. Karena kemungkinan Ical untuk menang dalam Pilpres 2014 tidak terlalu besar.
"Tapi saya katakan, Ibu Sri tahu sekali track recordnya yang namanya Aburizal. Masa dia mau disandingkan dengan capres yang akan kalah. Dia tahu Ical tidak akan menang," kata Iber saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (1/11/2012).
Di sisi lain, secara tegas Iber mengatakan, Sri Mulyani tentunya akan memikirkan hal itu. Meskipun begitu, Golkar tetap boleh membidik Sri sebagai calon pendamping Ical pada Pilpres 2014 nanti.
"Sri Mulyani juga akan berpikir lima, enam kali, untuk menerima tawaran itu. Bukan mikir satu, dua kali lagi. Bolehlah mereka (Golkar) seperti itu. Tapi belum tentu Sri mau," tukas Iber.
Sebelumnya diketahui, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan, pihaknya saat ini tengah melirik Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani untuk menjadi calon pendamping Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dalam Pilpres 2014 mendatang.
Priyo menilai, Sri Mulyani merupakan tokoh nasional yang memiliki kredibilitas tinggi. Tidak hanya itu, mantan Menteri Keuangan terbaik Asia tahun 2006 itu juga, dinilai mempunyai kepribadian yang jujur.
Sehingga, jika Golkar berniat untuk menyandingkan Sri Mulyani dengan Ical sebagai calon Presiden dan wakil Presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang, maka hal itu akan sulit dilakukan. Karena kemungkinan Ical untuk menang dalam Pilpres 2014 tidak terlalu besar.
"Tapi saya katakan, Ibu Sri tahu sekali track recordnya yang namanya Aburizal. Masa dia mau disandingkan dengan capres yang akan kalah. Dia tahu Ical tidak akan menang," kata Iber saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (1/11/2012).
Di sisi lain, secara tegas Iber mengatakan, Sri Mulyani tentunya akan memikirkan hal itu. Meskipun begitu, Golkar tetap boleh membidik Sri sebagai calon pendamping Ical pada Pilpres 2014 nanti.
"Sri Mulyani juga akan berpikir lima, enam kali, untuk menerima tawaran itu. Bukan mikir satu, dua kali lagi. Bolehlah mereka (Golkar) seperti itu. Tapi belum tentu Sri mau," tukas Iber.
Sebelumnya diketahui, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan, pihaknya saat ini tengah melirik Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani untuk menjadi calon pendamping Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dalam Pilpres 2014 mendatang.
Priyo menilai, Sri Mulyani merupakan tokoh nasional yang memiliki kredibilitas tinggi. Tidak hanya itu, mantan Menteri Keuangan terbaik Asia tahun 2006 itu juga, dinilai mempunyai kepribadian yang jujur.
(san)