KPU sinergi dengan asing, itu biasa
Selasa, 30 Oktober 2012 - 17:29 WIB
KPU sinergi dengan asing, itu biasa
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengakui bekerja sama dengan pihak asing. Namun KPU juga berkeyakinan hal itu merupakan sesuatu yang biasa.
"Ya saya kira ada (yang) kami lakukan. Itu hal yang biasa saja, karena semua itu sesuatu yang kita saling butuhkan (partnership), misalnya kita mengadakan pelatihan-pelatihan," jelas Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay kepada Sindonews, Selasa (30/10/2012).
Dirinya menambahkan, pelatihan tersebut meliputi pemberian materi dan modul dalam rangka mempersiapkan penyelenggaran Pemilihan Umum (Pemilu).
"Kegiatan itu hanya program modul yang sangat terkenal di dunia. Di dalam program itu kita bisa mempersiapkan para penyelenggara Pemilu yang baik dengan pemahaman yang sangat lengkap untuk jadi penyelengara Pemilu," tandasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, lembaga asing yang bekerja sama dengan KPU tidak hanya International Foundation Electoral Systems (IFES).
"Kita juga bekerja sama dengan KPU Australia. Kemudian kita dengan Asian Foundation juga ada, melalui partner lokal, untuk memperoleh masukan-masukan yang kita buat. Itu biasa kita lakukan, sebagai wujud partisipasi masyarakat sipil Indonesia," tukasnya.
(Haris Kurniawan)
"Ya saya kira ada (yang) kami lakukan. Itu hal yang biasa saja, karena semua itu sesuatu yang kita saling butuhkan (partnership), misalnya kita mengadakan pelatihan-pelatihan," jelas Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay kepada Sindonews, Selasa (30/10/2012).
Dirinya menambahkan, pelatihan tersebut meliputi pemberian materi dan modul dalam rangka mempersiapkan penyelenggaran Pemilihan Umum (Pemilu).
"Kegiatan itu hanya program modul yang sangat terkenal di dunia. Di dalam program itu kita bisa mempersiapkan para penyelenggara Pemilu yang baik dengan pemahaman yang sangat lengkap untuk jadi penyelengara Pemilu," tandasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, lembaga asing yang bekerja sama dengan KPU tidak hanya International Foundation Electoral Systems (IFES).
"Kita juga bekerja sama dengan KPU Australia. Kemudian kita dengan Asian Foundation juga ada, melalui partner lokal, untuk memperoleh masukan-masukan yang kita buat. Itu biasa kita lakukan, sebagai wujud partisipasi masyarakat sipil Indonesia," tukasnya.
(Haris Kurniawan)
(mhd)