Bawaslu pertanyakan acuan verifikasi administrasi
Selasa, 30 Oktober 2012 - 17:16 WIB
Bawaslu pertanyakan acuan verifikasi administrasi
A
A
A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) akan mempertanyakan acuan dan standar operasional dan prosedur (SOP) yang digunakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam melakukan verifikasi administrasi.
Ketua Bawaslu Muhammad mengatakan, dalam klarifikasi nanti pihaknya akan mempertanyakan acuan dan SOP yang digunakan KPU. Kalau nantinya tidak sesuai, maka Bawaslu akan minta seluruh partai politik (parpol) yang telah digugurkan untuk disertakan dalam verifikasi faktual.
"Kita akan klarifikasi KPU. Kalau nantinya tidak sesuai aturan, kita akan rekomendasi supaya dimasukkan partai tersebut," katanya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Dia mengungkapkan, proses klarifikasi akan dilakukan sebelum keluarnya keputusan mengenai parpol peserta pemilu. "Itu dalam rangka pencegahan, kalau menunggu SK kan peluang untuk diverifikasi faktual lebih kecil. Kita harap sebelum SK, seluruh laporan bisa diproses," tukasnya.
Ketua Bawaslu Muhammad mengatakan, dalam klarifikasi nanti pihaknya akan mempertanyakan acuan dan SOP yang digunakan KPU. Kalau nantinya tidak sesuai, maka Bawaslu akan minta seluruh partai politik (parpol) yang telah digugurkan untuk disertakan dalam verifikasi faktual.
"Kita akan klarifikasi KPU. Kalau nantinya tidak sesuai aturan, kita akan rekomendasi supaya dimasukkan partai tersebut," katanya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Dia mengungkapkan, proses klarifikasi akan dilakukan sebelum keluarnya keputusan mengenai parpol peserta pemilu. "Itu dalam rangka pencegahan, kalau menunggu SK kan peluang untuk diverifikasi faktual lebih kecil. Kita harap sebelum SK, seluruh laporan bisa diproses," tukasnya.
(lil)