Polisi kumpulkan sidik jari di rumah Ahmad
Selasa, 30 Oktober 2012 - 14:24 WIB
Polisi kumpulkan sidik jari di rumah Ahmad
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mengungkap jaringan terduga teroris Ahmad alias Abu Hanifah, tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) mengumpulkan sidik jari di rumah kontrakan Abu di Jalan Lawu Timur No. 4 Marengan, Mojosongo, Solo.
Tim Inafis Mabes Polri mendatangi rumah terduga teroris untuk mengambil sidik jari di dua lokasi berbeda, Selasa (30/10/2012) pagi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang berada di lokasi ini.
Begitu sampai di rumah Ahmad alias Abu Hanifah, tim Inafis langsung menelisik pintu dan jendela rumah. Pengambilan sidik jari Inafis ini juga menyertakan polisi dari Polresta Surakarta.
Saat indetifikasi berlangsung, Giono pemilik rumah tersebut diperkenankan untuk mengambil puluhan sangkar burung yang di simpan di rumah tersebut.
Pengambilan sampel sidik jari ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kriminal Mabes Polri, Kombes Pol Antonius Pujianto.
"Ini hanya olah TKP lanjutan untuk mengetahui siapa saja yang berada di rumah tersebut saat itu. Ini untuk mengungkap jaringan ini," katanya di TKP, Selasa (30/10/2012).
Selesai melakukan identifikasi di rumah Ahmad, tim Inafis melakukan hal yang sama di rumah terduga teroris Harun di Jalan Pemuda Tegal Arum Mojosongo Solo.
Selain di dalam rumah, tim juga mengidentifikasi di kebun sebelah rumah. Hingga hari ini, di kedua lokasi tersebut masih dipasang police line.
Tim Inafis Mabes Polri mendatangi rumah terduga teroris untuk mengambil sidik jari di dua lokasi berbeda, Selasa (30/10/2012) pagi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang berada di lokasi ini.
Begitu sampai di rumah Ahmad alias Abu Hanifah, tim Inafis langsung menelisik pintu dan jendela rumah. Pengambilan sidik jari Inafis ini juga menyertakan polisi dari Polresta Surakarta.
Saat indetifikasi berlangsung, Giono pemilik rumah tersebut diperkenankan untuk mengambil puluhan sangkar burung yang di simpan di rumah tersebut.
Pengambilan sampel sidik jari ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kriminal Mabes Polri, Kombes Pol Antonius Pujianto.
"Ini hanya olah TKP lanjutan untuk mengetahui siapa saja yang berada di rumah tersebut saat itu. Ini untuk mengungkap jaringan ini," katanya di TKP, Selasa (30/10/2012).
Selesai melakukan identifikasi di rumah Ahmad, tim Inafis melakukan hal yang sama di rumah terduga teroris Harun di Jalan Pemuda Tegal Arum Mojosongo Solo.
Selain di dalam rumah, tim juga mengidentifikasi di kebun sebelah rumah. Hingga hari ini, di kedua lokasi tersebut masih dipasang police line.
(ysw)