IPB harus punya peran untuk negara
Minggu, 28 Oktober 2012 - 18:01 WIB
IPB harus punya peran untuk negara
A
A
A
Sindonews.com – Para pakar di bidang pertanian dan peternakan yang ada di Intitut Pertanian Bogor (IPB) diharapkan aktif memberikan solusi ketika bangsa Indonesia dihadapkan pada persoalan sektor pertanian.
Selama ini yang terjadi, ketika bangsa Indonesia mengalami persoalan bidang pertanian, pakar-pakar di IPB tidak pernah muncul dan memberikan solusi, seolah-olah tidak ada pakar di IPB yang kredibel.
Kritikan ini dilontarkan calon Rektor IPB Bayu Krisnamurthi saat melakukan sosialisasi dan kampanye. "Padahal, kalau kita masuk ke dalam, banyak pakar di IPB yang mumpuni dan memiliki solusi," kritik Wakil Menteri Perdagangan ini saat mengunjungi lokasi kos-kosan mahasiswa IPB di sekitar Kampus Dermaga, Bogor, Minggu (28/10/12).
Menurut Bayu, IPB harus membangun mekanisme yang memungkinkan para pakar yang ada di IPB diketahui pemerintah, media dan rakyat, untuk diminta solusi atas berbagai permasalahan pertanian.
Bayu juga mendorong munculnya jiwa kewirausahaan di kalangan alumni IPB yang banyak berasal dari daerah sebagai utusan pemerintah daerah.
"Minimal ada satu orang lulusan IPB dari setiap angkatan, dari daerah yang jadi pewirausaha lokal dan mengembangkan potensi yang ada di daerahnya, jangan jadi PNS," katanya.
Karena itu, ke depan, menurut Bayu, IPB harus bersinergi dengan pemda dan swasta dalam mendorong munculnya pewirausaha dari daerah.
Sementara itu, saat ini ada sembilan kandidat yang akan bertarung dalam pemilihan Rektor IPB periode 2012-2017. Rencananya ke sembilan kandidat tersebut akan maju dalam pemilihan 31 Oktober mendatang.
Selama ini yang terjadi, ketika bangsa Indonesia mengalami persoalan bidang pertanian, pakar-pakar di IPB tidak pernah muncul dan memberikan solusi, seolah-olah tidak ada pakar di IPB yang kredibel.
Kritikan ini dilontarkan calon Rektor IPB Bayu Krisnamurthi saat melakukan sosialisasi dan kampanye. "Padahal, kalau kita masuk ke dalam, banyak pakar di IPB yang mumpuni dan memiliki solusi," kritik Wakil Menteri Perdagangan ini saat mengunjungi lokasi kos-kosan mahasiswa IPB di sekitar Kampus Dermaga, Bogor, Minggu (28/10/12).
Menurut Bayu, IPB harus membangun mekanisme yang memungkinkan para pakar yang ada di IPB diketahui pemerintah, media dan rakyat, untuk diminta solusi atas berbagai permasalahan pertanian.
Bayu juga mendorong munculnya jiwa kewirausahaan di kalangan alumni IPB yang banyak berasal dari daerah sebagai utusan pemerintah daerah.
"Minimal ada satu orang lulusan IPB dari setiap angkatan, dari daerah yang jadi pewirausaha lokal dan mengembangkan potensi yang ada di daerahnya, jangan jadi PNS," katanya.
Karena itu, ke depan, menurut Bayu, IPB harus bersinergi dengan pemda dan swasta dalam mendorong munculnya pewirausaha dari daerah.
Sementara itu, saat ini ada sembilan kandidat yang akan bertarung dalam pemilihan Rektor IPB periode 2012-2017. Rencananya ke sembilan kandidat tersebut akan maju dalam pemilihan 31 Oktober mendatang.
(lns)