Ilmu pertahanan harus bisa dipelajari sipil

Rabu, 24 Oktober 2012 - 06:29 WIB
Ilmu pertahanan harus...
Ilmu pertahanan harus bisa dipelajari sipil
A A A
Sindonews.com - Kajian mengenai pertahanan diusulkan untuk dikembangkan sebagai ilmu pertahanan yang bisa dipelajari oleh masyarakat luas. Dengan begitu, diharapkan ilmu pertahanan akan terus berkembang sesuai kemajuan zaman.

Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Syarifuddin Tippe mengatakan, dengan semakin banyak dipelajarinya ilmu pertahanan, maka akan semakin menguatkan pertahanan nirmiliter di sebuah negara.

"Ilmu pertahanan ini penting sekali. Di negara-negara maju, masalah ini sudah terbuka untuk sipil. Bahkan, bisa mempengaruhi strategi pertahanan," katanya usai membuka lokakarya tentang ilmu pertahanan di Jakarta, Selasa 23 Oktober 2012.

Dia mengungkapkan, pertahanan sebagai ilmu merupakan khasanah baru. Bahkan dalam kodifikasi ilmu yang dikeluarkan Unesco dan Dirjen Dikti, kluster ilmu pertahanan belum termasuk dalam program studi yang bisa diajarkan di perguruan tinggi.

Padahal menurutnya, secara empirik pertahanan sebagai sebuah kajian dapat disepadankan, dan sama tuanya dengan ilmu perang.

Unhan saat ini telah memiliki tujuh program studi pertahanan, yakni Strategi Perang Semesta, Manajemen Pertahanan, Ekonomi Pertahanan, Manajemen Bencana, Assimetrik Walfare, dan Peace and Conflict Resolution.

Lebih lanjut dia menegaskan, saat ini pihaknya tengah mengagas pembentukan asosiasi atau konsorsium ilmu pertahanan, yang berfungsi sebagai pusat pengembangan dan pengkajian ilmu pertahanan.

"Konsorsium ini akan membuat ilmu pertahanan bisa diajarkan di universitas umum. Nantinya konsorsium berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Agar pertahanan senantiasa dimutakhirkan sebagai ilmu," tandasnya.
(lil)
Berita Terkini
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved