TNI AU berhasil merebut Pulau Belitung dari musuh
Selasa, 23 Oktober 2012 - 17:18 WIB
TNI AU berhasil merebut Pulau Belitung dari musuh
A
A
A
Sindonews.com - Seluruh pesawat tempur milik TNI Angkatan Udara (AU) antara lain F-16 Fighting Falcol, SU-27/30 Sukhoi dan Hawk 109/209 dikerahkan untuk melakukan pemboman terhadap musuh yang dideteksi berada di Pulau Belitung, siang tadi.
Sebelumnya dua pesawat jenis SA -330 dan NAS-332 Puma ditembak oleh musuh yang telah menguasai Pulau Belitung. Keberadaan mereka juga telah diketahui dari pesawat intai Boeing 737 Skuadron Udara 5.
Secara bahu-membahu dengan Batalyon Paskhas yang melakukan penyisiran di pulau itu, seluruh musuh berhasil ditaklukan.
Perebutan kembali Pulau Belitung merupakan skenario latihan puncak TNI AU Angkasa Yudha 2012 yang dilaksanakan di Air Weapon Range, Buding, Pulau Belitung.
Kepala Staff AU (Kasau) Marsekal TNI Imam Sufaat mengatakan, latihan digelar untuk mengukur kemampuan personel dan kekuatan udara TNI AU.
"Dengan menggelar latihan seperti ini maka akan ditemukan adanya kekurangan dan kelebihan dalam penerapan doktrin selama latihan, berkaitan dengan taktik dan strategi operasi udara, mempunyai nilai bobot kemanfaatan yang sama terhadap upaya peningkatan operasi udara," jelasnya usai latihan, di Belitung, Selasa (23/10/2012).
Kasau berharap melalui latihan Angkasa Yudha Tahun Anggaran 2012 ini , dapat dicapai suatu kondisi yang ideal dalam konteks hubungan komando dan staf pada proses pengambilan keputusan tingkat Gladi Posko maupun dalam kenyataan pada saat manuver lapangan.
Sebelumnya dua pesawat jenis SA -330 dan NAS-332 Puma ditembak oleh musuh yang telah menguasai Pulau Belitung. Keberadaan mereka juga telah diketahui dari pesawat intai Boeing 737 Skuadron Udara 5.
Secara bahu-membahu dengan Batalyon Paskhas yang melakukan penyisiran di pulau itu, seluruh musuh berhasil ditaklukan.
Perebutan kembali Pulau Belitung merupakan skenario latihan puncak TNI AU Angkasa Yudha 2012 yang dilaksanakan di Air Weapon Range, Buding, Pulau Belitung.
Kepala Staff AU (Kasau) Marsekal TNI Imam Sufaat mengatakan, latihan digelar untuk mengukur kemampuan personel dan kekuatan udara TNI AU.
"Dengan menggelar latihan seperti ini maka akan ditemukan adanya kekurangan dan kelebihan dalam penerapan doktrin selama latihan, berkaitan dengan taktik dan strategi operasi udara, mempunyai nilai bobot kemanfaatan yang sama terhadap upaya peningkatan operasi udara," jelasnya usai latihan, di Belitung, Selasa (23/10/2012).
Kasau berharap melalui latihan Angkasa Yudha Tahun Anggaran 2012 ini , dapat dicapai suatu kondisi yang ideal dalam konteks hubungan komando dan staf pada proses pengambilan keputusan tingkat Gladi Posko maupun dalam kenyataan pada saat manuver lapangan.
(lns)