Wiranto masih diminati?
Selasa, 23 Oktober 2012 - 12:53 WIB
Wiranto masih diminati?
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah tokoh dari kalangan TNI ternyata masih diminati masyarakat, dan masih layak diusung dalam bursa Pemilihan Presiden. Hal ini terlihat dari hasil survei yang digelar oleh Lembaga Survei Nasional (LSN).
Direktur LSN Umar S Bakri mengatakan, melihat hasil survei itu tampaknya masyarakat masih mengharapkan capres 2014 mendatang adalah yang tegas, yakni dari kalangan TNI. Publik menilai kalangan TNI masih bisa diandalkan untuk ketegasan sikapnya.
"Publik mengharapkan pemimpin yang tegas, ingatan publik TNI itu tegas. Seperti Prabowo Subianto, Wiranto, dan Pak JK (Jusuf Kalla)," kata Umar S Bakri kepada Sindonews, Selasa (23/10/2012).
Meski Wiranto sudah dua kali gagal dalam pencapresan 2004 dan 2009. Tapi masih banyak sebagian kalangan masyarakat menginginkan Wiranto menjadi presiden.
"Meski sudah dua kalah, tapi konstituen Pak Wiranto masih banyak. Serta, Wiranto makin dikenal publik," terangnya.
Selain itu, kekecewaan publik terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga turut menjadi salah satu faktor publik memilih Wiranto.
"Akibat Ketidaktegasan SBY, publik mencari kader lain seperti Wiranto, Prabowo, dan JK. Itu (ketidaktegasan SBY) yang membuat suara pulik lari kepada Wiranto ," katanya.
Sebelumnya, hasil survei yang dilakukan LSN menunjukkan kecenderungan masyarakat masih menyukai capres dari kalangan TNI.
Disebutkan dalam survei, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto 29,9 persen diminati responden. Setelah itu ditempati Ketua Umum Partai Hanura Wiranto dengan 29,1 persen. Sedangkan mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, mendapatkan 3,2 persen.
Hasil survei LSN dilakukan sejak 4-20 September 2012 di 33 Provinsi dengan 1.230 responden.
Direktur LSN Umar S Bakri mengatakan, melihat hasil survei itu tampaknya masyarakat masih mengharapkan capres 2014 mendatang adalah yang tegas, yakni dari kalangan TNI. Publik menilai kalangan TNI masih bisa diandalkan untuk ketegasan sikapnya.
"Publik mengharapkan pemimpin yang tegas, ingatan publik TNI itu tegas. Seperti Prabowo Subianto, Wiranto, dan Pak JK (Jusuf Kalla)," kata Umar S Bakri kepada Sindonews, Selasa (23/10/2012).
Meski Wiranto sudah dua kali gagal dalam pencapresan 2004 dan 2009. Tapi masih banyak sebagian kalangan masyarakat menginginkan Wiranto menjadi presiden.
"Meski sudah dua kalah, tapi konstituen Pak Wiranto masih banyak. Serta, Wiranto makin dikenal publik," terangnya.
Selain itu, kekecewaan publik terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga turut menjadi salah satu faktor publik memilih Wiranto.
"Akibat Ketidaktegasan SBY, publik mencari kader lain seperti Wiranto, Prabowo, dan JK. Itu (ketidaktegasan SBY) yang membuat suara pulik lari kepada Wiranto ," katanya.
Sebelumnya, hasil survei yang dilakukan LSN menunjukkan kecenderungan masyarakat masih menyukai capres dari kalangan TNI.
Disebutkan dalam survei, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto 29,9 persen diminati responden. Setelah itu ditempati Ketua Umum Partai Hanura Wiranto dengan 29,1 persen. Sedangkan mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, mendapatkan 3,2 persen.
Hasil survei LSN dilakukan sejak 4-20 September 2012 di 33 Provinsi dengan 1.230 responden.
(lns)