Komnas HAM-KPK bahas Kompol Novel
Senin, 22 Oktober 2012 - 18:14 WIB
Komnas HAM-KPK bahas Kompol Novel
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengakui mereka sedang melakukan kerja sama dengan KPK mengenai dugaan intimidasi dari Kepolisian RI terhadap penyidik KPK, Kompol Novel Baswedan.
Komisioner Komnas HAM Nur Kholis mengatakan dalam pertemuan yang dilakukan hari ini, Komnas HAM juga membahas mengenai upaya jemput paksa terhadap Kompol Novel oleh pihak Kepolisian beberapa waktu lalu.
"Salah satunya peristiwa Jumat (penjemputan paksa Kompol Novel). Kan simpang siur itu," kata Nur Kholis usai melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (22/10/2012).
Karena menurut versi polisi, tidak banyak anggotanya yang datang ke Gedung KPK. Namun berdasarkan informasi, banyak anggota Polisi yang datang ke Gedung KPK.
"Versi KPK juga tidak jelas. Itu yang kita dalami tapi belum disimpulkan," imbuhnya.
Selain bertemu dengan pimpinan KPK, Nur juga bertemu dengan penyidik-penyidik KPK lainnya. Namun, dia tidak menyebut siapa-siapa penyidik yang ditemuinya, termasuk Kompol Novel.
"Ada penyidik lain yang mendapat intimidasi kita juga mintai keterangan tadi," jelasnya.
Menurut Nur, pihaknya turun tangan menyusul adanya laporan dugaan kekerasan dan intimidasi. Komnas HAM, mempersilakan KPK jika mau berkoordinasi dengan lembaga lain terkait penelusuran dugaan kekerasan dan intimidasi tersebut.
"Tapi yang jelas Komnas HAM akan terus bekerja selama pengaduan ada di Komnas HAM terkait dengan dugaan ancaman dan kekerasan. Kita ingin tahu kenapa dilakukan ancaman seperti itu," tegasnya.
Komisioner Komnas HAM Nur Kholis mengatakan dalam pertemuan yang dilakukan hari ini, Komnas HAM juga membahas mengenai upaya jemput paksa terhadap Kompol Novel oleh pihak Kepolisian beberapa waktu lalu.
"Salah satunya peristiwa Jumat (penjemputan paksa Kompol Novel). Kan simpang siur itu," kata Nur Kholis usai melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (22/10/2012).
Karena menurut versi polisi, tidak banyak anggotanya yang datang ke Gedung KPK. Namun berdasarkan informasi, banyak anggota Polisi yang datang ke Gedung KPK.
"Versi KPK juga tidak jelas. Itu yang kita dalami tapi belum disimpulkan," imbuhnya.
Selain bertemu dengan pimpinan KPK, Nur juga bertemu dengan penyidik-penyidik KPK lainnya. Namun, dia tidak menyebut siapa-siapa penyidik yang ditemuinya, termasuk Kompol Novel.
"Ada penyidik lain yang mendapat intimidasi kita juga mintai keterangan tadi," jelasnya.
Menurut Nur, pihaknya turun tangan menyusul adanya laporan dugaan kekerasan dan intimidasi. Komnas HAM, mempersilakan KPK jika mau berkoordinasi dengan lembaga lain terkait penelusuran dugaan kekerasan dan intimidasi tersebut.
"Tapi yang jelas Komnas HAM akan terus bekerja selama pengaduan ada di Komnas HAM terkait dengan dugaan ancaman dan kekerasan. Kita ingin tahu kenapa dilakukan ancaman seperti itu," tegasnya.
(ysw)