Gagal ke Tanah Suci, 15 calhaj terlantar di Soetta
Senin, 22 Oktober 2012 - 17:54 WIB
Gagal ke Tanah Suci, 15 calhaj terlantar di Soetta
A
A
A
Sindonews.com - Sekira 15 calon jemaah haji (calhaj) terlantar di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Belasan orang tersebut gagal diberangkatkan ke Tanah Suci, karena pihak travel belum menyelesaikan segala persyaratan administrasinya.
Kasubag Humas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta AKP Agus Tri mengatakan, 15 orang tersebut telah melaporkan travel tersebut ke Mapolres Metro Bandara Soekarno-Hatta.
“Mereka kini melaporkan peristiwa itu kepada kami. Ini masih di sentra pelayanan kepolisian (SPK),” kata Agus, di Tangerang, Senin (22/10/2012).
Dia menjelaskan, seharusnya mereka berangkat dengan maskapai Saudi Arabia Airlines pukul 15.00 WIB, tetapi begitu akan berangkat ternyata tidak bisa.
“Akhirnya, kata para jemaah, mereka akan dialihkan ke maskapai lain. Tetapi tidak bisa, entah karena apa. Katanya yang jelas karena paspor dan tiketnya belum ada,” ungkapnya.
Namun, saat ditanyakan, apakah mereka merupakan korban penipuan travel? Dia belum bisa memastikan.
“Yang urus travel ada, hanya yang membawa paspor dan tiketnya belum ada,” ujarnya.
Adapun saat ini 15 calon jamaah haji yang gagal tersebut sedang bernegosiasi dengan pihak travel yang memberangkatkan mereka.
“Para calon jemah terbagi menjadi tiga kubu. Ada yang ingin diganti saja uangnya, ada yang pilih mana baiknya saja, ada yang tetap minta diberangkatkan. Tetapi ini kan sudah tutup di Arab Saudinya. Jadi tetap mereka batal pergi haji,” pungkasnya.
Kasubag Humas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta AKP Agus Tri mengatakan, 15 orang tersebut telah melaporkan travel tersebut ke Mapolres Metro Bandara Soekarno-Hatta.
“Mereka kini melaporkan peristiwa itu kepada kami. Ini masih di sentra pelayanan kepolisian (SPK),” kata Agus, di Tangerang, Senin (22/10/2012).
Dia menjelaskan, seharusnya mereka berangkat dengan maskapai Saudi Arabia Airlines pukul 15.00 WIB, tetapi begitu akan berangkat ternyata tidak bisa.
“Akhirnya, kata para jemaah, mereka akan dialihkan ke maskapai lain. Tetapi tidak bisa, entah karena apa. Katanya yang jelas karena paspor dan tiketnya belum ada,” ungkapnya.
Namun, saat ditanyakan, apakah mereka merupakan korban penipuan travel? Dia belum bisa memastikan.
“Yang urus travel ada, hanya yang membawa paspor dan tiketnya belum ada,” ujarnya.
Adapun saat ini 15 calon jamaah haji yang gagal tersebut sedang bernegosiasi dengan pihak travel yang memberangkatkan mereka.
“Para calon jemah terbagi menjadi tiga kubu. Ada yang ingin diganti saja uangnya, ada yang pilih mana baiknya saja, ada yang tetap minta diberangkatkan. Tetapi ini kan sudah tutup di Arab Saudinya. Jadi tetap mereka batal pergi haji,” pungkasnya.
(maf)