Penjual hewan kurban DIY meraup untung

Minggu, 21 Oktober 2012 - 19:42 WIB
Penjual hewan kurban...
Penjual hewan kurban DIY meraup untung
A A A
Sindonews.com - Hari raya Idul Adha menjadi momen penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Perayaan yang diwarnai dengan peristiwa kurban atau motong hewan, ini memang memiliki nilai yang tidak hanya sebatas proses ritual.

Tetapi juga mengandung konteks peneguhan nilai-nilai kemanusiaan dan spirit keadilan, sebagaimana pesan tekstual agama.

Hari raya ini tak ubahnya seperti Hari Raya Idul Fitri, yang diperingati dengan melakukan salat Idul Fitri secara bersama-sama. Hanya saja, setelah salat tersebut dilanjutkan dengan prosesi penyembelihan kurban untuk memperingati perintah Allah SWT kepada Nabi Ibrahim AS yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya nabi Ismail AS.

Tak heran, jika menjelang hari raya yang jatuh pada 10 Dzulhijjah atau 70 hari setelah Idul Fitri ini banyak para penjual hewan kurban merebak di berbagai daerah, terutama di pinggir jalan raya.

Biasanya, mereka mendirikan lapak atau menempati bangunan yang sudah tidak perpakai untuk menjual hewan seperti kambing, sapi, dan sebagainya.

Seperti yang dilakukan oleh sebagian besar warga Dusun Ngiwon, Desa Banyuwangi, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Mereka secara mendadak menjadi penjual hewan kurban dan meninggalkan pekerjaan kesehariannya.

"Ini saya lakukan bukan semata-mata hanya mengejar bisnis saja. Tetapi dengan ini saya juga berniat sebagai jasa penyedia hewan kurban bagi mereka yang akan berkurban di Idul Adha," kata salah seorang warga dusun Ngiwon Qosim, yang berjualan kambing di Jalan Raya Yogjakarta-Magelang, Minggu (21/10/2012).

Pria berusia (50), tahun ini sudah mencoba peruntungan sebagai penjual kambing kurban musiman selama 17 tahun. Tak lain, berkat kejelian memanfaatkan momentum tersebut, hasil penjualannya itu digunakan untuk biaya hidup keluarganya sekaligus tambahan biaya sekolah delapan anaknya, yang sebagian besar sudah kuliah.

Berbekal papan tulisan sederhana, ia menyulap halaman bekas rumah yang tak terawat itu sebagai tempat jual kambing. Harga yang ia tawarkan bervariasi, mulai Rp700 ribu sampai Rp2,5 juta.

"Tidak ada kerugian berjualan di pinggir jalan. Transaksi pun lebih cepat karena sebagian besar pembeli adalah orang kota yang ingin lebih praktis dan cepat," jelasnya.

Terbukti, baru empat hari ia membuka lapak dagangannya, tak tanggung-tanggung, 30 ekor kambing miliknya laku terjual.

"Penjualan kambing kurban tahun ini lebih ramai. Terlebih untuk kambing dengan harga Rp1,5 juta yang laku keras di pasaran," ungkapnya lagi.

Bukan hanya Mbah Qosim, begitu sapaan akrabnya, yang mampu meraup keuntungan. Hal serupa juga dialami tetangganya yakni Maksum, pedagang yang berjualan di Pakelan. Sejauh ini, kambing jualannya bahkan sudah laku sekitar 100.

"Hampir semua pedagang kambing laris tahun ini. Dan hampir semua pedagang saya kenal, karena mereka semua berasal dari satu daerah," imbuhnya.

Dikatakannya, mayoritas pedagang kambing musiman di Jogja, Magelang, dan Semarang berasal dari daerah asalnya. Mata pencaharian mayoritas warga Dusun Ngiwon adalah sebagai pedagang, buruh penambang pasir, dan peternak kambing.

"Jadi, jangan heran kalau saya tahu nama-nama pedagang kambing yang ada Magelang," ujarnya.

Biasanya, lanjut Maksun, para warga Dusun Ngiwon berbondong-bondong ke lapak masing-masing pukul 07.00 untuk menjual kambing dan pulang kembali sekira pukul 13.00.

"Kalau jam segitu, Dusun Wgiwon sepi, hanya ibu rumah tangga yang menyiapkan makan siang. La wong hampir semuanya berjualan hewan kurban," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Idul Adha dan Ibadah...
Idul Adha dan Ibadah Haji, Apakah Ada Hubungannya?
DPR Doakan Calon Haji...
DPR Doakan Calon Haji Indonesia Bisa Berangkat Tahun Depan
Fase Mabit Mina, Dirjen...
Fase Mabit Mina, Dirjen Haji Minta Petugas Siaga Layanan hingga 13 Zulhijah
Amalan Sebelum Shalat...
Amalan Sebelum Shalat Idul Adha yang Disunahkan Rasulullah
Ucapkan Selamat Idul...
Ucapkan Selamat Idul Adha 2022, Menag: Mari Kita Rayakan dengan Gembira
Jemaah Haji Rayakan...
Jemaah Haji Rayakan Idul Adha di Masjidil Haram Makkah
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Panda Raksasa Hewan...
Panda Raksasa Hewan Endemik China yang Mengejutkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved