Belum ada tokoh parpol agama yang berprestasi
Sabtu, 20 Oktober 2012 - 17:12 WIB
Belum ada tokoh parpol agama yang berprestasi
A
A
A
Sindonews.com - Partai politik (parpol) yang berlandaskan agama memerlukan tokoh yang memiliki prestasi dalam menjalankan tugasnya memajukan kesejahteraan masyarakat. Dengan begitu, popularitas parpol yang berlandaskan agama akan terdongkrak.
Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Adji Al Faraby mengatakan, selama ini belum ada tokoh dari parpol Islam yang berprestasi dalam memajukan kesejahteraan masyarakat.
Dia mencontohkan, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali, dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar yang belum mampu berbuat banyak, meski menduduki posisi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.
"Dari sisi prestasi, kita melihat tidak ada prestasi yang luar biasa yang ditampilkan oleh tokoh-tokoh islam di pemerintahan. Suryadharma Ali yang belum memiliki prestasi menonjol di pemerintahan. Sementara Muhaimin Iskandar justru memiliki indikasi kasus hukum di kementeriannya," katanya di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/10/2012).
Dia mengungkapkan, kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret nama Muhaimin sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, menjadi citra negatif parpol Islam di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPP PKS Sohibul Iman mengatakan, selain prestasi, saat ini tokoh politik dari parpol Islam juga membutuhkan dana, dan pengelolaan media yang baik.
"Kemampuan untuk mengelola media juga perlu. Karena, kalau seseorang berprestasi tapi tidak punya kemampuan untuk mengeksposnya, maka akan tenggelam," ungkapnya.
Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Adji Al Faraby mengatakan, selama ini belum ada tokoh dari parpol Islam yang berprestasi dalam memajukan kesejahteraan masyarakat.
Dia mencontohkan, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali, dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar yang belum mampu berbuat banyak, meski menduduki posisi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.
"Dari sisi prestasi, kita melihat tidak ada prestasi yang luar biasa yang ditampilkan oleh tokoh-tokoh islam di pemerintahan. Suryadharma Ali yang belum memiliki prestasi menonjol di pemerintahan. Sementara Muhaimin Iskandar justru memiliki indikasi kasus hukum di kementeriannya," katanya di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/10/2012).
Dia mengungkapkan, kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret nama Muhaimin sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, menjadi citra negatif parpol Islam di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPP PKS Sohibul Iman mengatakan, selain prestasi, saat ini tokoh politik dari parpol Islam juga membutuhkan dana, dan pengelolaan media yang baik.
"Kemampuan untuk mengelola media juga perlu. Karena, kalau seseorang berprestasi tapi tidak punya kemampuan untuk mengeksposnya, maka akan tenggelam," ungkapnya.
(lil)