Grasi SBY bertentangan dengan prinsip anak

Jum'at, 19 Oktober 2012 - 14:25 WIB
Grasi SBY bertentangan...
Grasi SBY bertentangan dengan prinsip anak
A A A
Sindonews.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai Keputusan Presiden (Kepres) mengenai grasi terhadap bandar narkoba telah menabrak prinsip perlindungan anak.

Dengan putusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, membuat gelisah dalam memerangi narkoba khususnya untuk anak Indonesia. Atas dasar itu, KPAI mengirimkan surat terbuka kepada Presiden melalui DPR RI

"Bertentangan dengan prinsip perlindungan anak, karena itu kami mengirimkan surat terbuka kepada presiden melalui DPR, agar presiden memberikan klarifikasi kepada publik, apa alasan presiden memberikan grasi, di tengah komitmen kami dalam memerangi narkoba itu," jelas Ketua Divisi Sosialisasi KPAI, Asrorun Niam Soleh di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (19/10/2012).

Menurutnya, keputusan grasi Presiden hanya menghadirkan kegelisahan. "Kami sekarang sedang berantas narkoba, tapi kok Presiden mengeluarkan Kepres tersebut. Sungguh grasi itu wewenang presiden tapi jangan sewenang-wenang dalam memberikan grasi," katanya.

Untuk diketahui, presiden mengeluarkan Kepres Nomoz 7/G/2012/ tertanggal 25 Januari 2012 untuk pemberian grasi Deni Setia Maharwan sebagai pelaku produsen dan pengedar narkoba yang dihukum mati menjadi seumur hidup.

Sebelumnya, SBY juga mengeluarkan Kepres Nomor 35/G/2011 tertanggal 2011 grasi kepada Merika Pranola yang sebelumnya mendapat hukuman mati menjadi seumur hidup dalam kasus yang sama.
(lns)
Berita Terkait
Hadapi Hukuman Mati,...
Hadapi Hukuman Mati, Pembunuh Keji Sisca Yofie Minta Grasi Presiden Jokowi
Dipenjara 22 Tahun,...
Dipenjara 22 Tahun, Mantan Presiden Korsel Park Geun-hye Diampuni Pemerintah
Obral Grasi, Militer...
Obral Grasi, Militer Myanmar Ampuni Lebih dari 23.000 Tahanan
Trump Obral Grasi di...
Trump Obral Grasi di Jam-jam Terakhir Kepresidenannya
Menko Polhukam Berencana...
Menko Polhukam Berencana Beri Grasi Massal untuk Narapidana Kasus Narkoba
Jelang Lengser, Presiden...
Jelang Lengser, Presiden AS Joe Biden Ringankan Hukuman Hampir 1.500 Penjahat dalam Sehari
Berita Terkini
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved