Audit Hambalang ditargetkan selesai minggu depan

Jum'at, 19 Oktober 2012 - 13:54 WIB
Audit Hambalang ditargetkan...
Audit Hambalang ditargetkan selesai minggu depan
A A A
Sindonews.com - Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Taufiqurrahman Ruki mengatakan audit terkait kasus proyek pembangunan sport center Hambalang ditargetkan selesai minggu depan.

"Yang jelas pemeriksaan Hambalang belum selesai. Sekarang masih dibicarakan di tingkat badan. Sidang bukan hanya sekali, seingat saya yang kemarin itu sudah yang ketiga kalinya. Jadi Badan betul-betul mengontrol apa yang ditemukan tertuang dalam laporan. Kita akan melakukan kroscek, tapi yang jelas sekarang belum selesai. Kita masih kasih target sampai minggu depan," ungkap Ruki di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, jumat (19/10/2012).

Pemeriksaan masalah Hambalang, Ruki menegaskan tidak ada intervensi dari pihak manapun terkait apa yang dilakukan BPK. "Yang jelas pemeriksaan belum selesai, dan setahu saya tidak ada intervensi dari pihak manapun," tegasnya.

Ketika ditanya apakah nama Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Mallarangeng termasuk dalam pemeriksaan BPK, Ruki mengaku pemeriksaan memang ke arah itu, namun sekali lagi Ruki menegaskan pemeriksaan belum selesai. "Hasil pemeriksaan semua terbuka, semua akan diungkap. Tapi pelaporannya belum karena mereka mengatakan laporannya belum selesai, proses wawancaranya masih berlangsung," jelasnya.

Selain itu, ruki juga menepis anggapan bahwa dirinya telah melakukan intervensi terkait ada atau tidak adanya nama Andi Mallarangeng dalam pemeriksaan. "Saya ditunjuk sebagai badan pengarah, kalau saya sebagai pengarah kemudian diam saja, harus dibedakan intervensi dan pengarah. Saya ini pengarah mencegah terjadinya distorsi," pungkasnya.

Sejauh ini, ungkap Ruki, audit menemukan uang muka proyek tersebut sudah beredar kemana-mana. BPK saat ini memeriksa Apakah penerimaan uang muka itu sudah sesuai aturan atau underlying transaction.

"Nanti akan ada pembuktian apakah ini sesuai aturan atau menjadi sesuatu yang wajar. Tapi sementara ini, hasilnya mengatakan aliran dana ini bersifat suspicious. Suspicious belum tentu salah, tapi bisa diartikan mencurigakan," ungkapnya.
(lil)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Berita Terkini
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Infografis
Saat Kecelakaan Maut...
Saat Kecelakaan Maut di Paris, Putri Diana Hamil 10 Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved