Motif kerja sama KPU & IFES dipertanyakan

Kamis, 18 Oktober 2012 - 16:55 WIB
Motif kerja sama KPU...
Motif kerja sama KPU & IFES dipertanyakan
A A A
Sindonews.com - Kerja sama yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan lembaga asing International Foundation Electoral Systems (IFES) menimbulkan pertanyaan.

Pasalnya KPU dianggap terlalu terbuka memberikan data kepada IFES. Hal ini menimbulkan kecurigaan, IFES memiliki kepentingan terselubung.

"Menjadi pertanyaan mengapa seolah KPU bersikeras mempertahankan kerja samanya dengan IFES. Anda bisa bayangkan lembaga asing bisa sangat bebas melakukan survei di Indonesia ini, dan lembaga itu sendiri yang melakukan," ujar Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti di KPU, Jakarta, Kamis (18/10/2012).

Menurut Ray, ada indikasi KPU sedang mempertaruhkan Indonesia. Padahal menurutnya, lembaga IFES dinilai sama dengan LSM dalam negeri.

"Luar biasa sekali Indonesia ini liberal dan terbukanya. Apa yang sedang dipertaruhkan KPU? Apa iya IFES itu sehebat itu? IFES ini stratanya sama dengan LSM dalam negeri," tandasnya.

Hal senada juga datang dari Ketua LSM Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Masinton Pasaribu. Menurutnya KPU terlalu mengistimewakan IFES.

Padahal semua data yang berkaitan dengan kedaulatan pertahanan, politik, sosial dan lainnya akan mereka miliki lewat data pemilih. Karena dari data pemilihlah yang paling lengkap.

"Bagi kita perguruan tinggi kita cukup mampu, ada ITB, UI, UGM, tidak harus mengimpor sistem yang dibawa oleh IFES tadi. KPU ini lembaga negara, maka bekerja sama lah dengan negara. Bukan dengan lembaga-lembaga asing dan kecil seperti IFES tadi," tegasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved