Bukti pembunuhan Kompol Novel dinilai ganjil

Rabu, 17 Oktober 2012 - 05:13 WIB
Bukti pembunuhan Kompol...
Bukti pembunuhan Kompol Novel dinilai ganjil
A A A
Sindonews.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mempertanyakan dasar yang digunakan Polda Bengkulu dalam penetapan Kompol Novel Baswedan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan terhadap pencuri sarang burung walet di Bengkulu tahun 2004.

"Dia (Polda Bengkulu) memang punya dasar, nah dasar itu yang kita tanyakan. Kita sudah lihat buktinya, kita pelajari tetapi mohon maaf, sekali lagi belum sampai pada kesimpulan," kata Komisioner Kompolnas M Nasser di depan Gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/10/2012).

Nasser menyatakan, Kompolnas akan terus mendalami kasus tersebut secara paripurna. Karenanya dia mengaku, kesimpulan dari penemuan itu belum bisa disampaikan saat ini ke publik.

"Kompolnas itu adalah pengawas ekternal yang mengawasai Polri. Jadi karena kasus ini melibatkan anggota Polri, maka akan kita dalami. Namun pendalam ini kan harus paripurna. Dan itu belum bisa disampaikan saat ini," ungkapnya.

Dia menegaskan, keterangan berbagai pihak yang akan digunakan dalam rekonstruksi dilakukan karena ada keterangan yang berbeda dan tidak masuk akal.

"Ada keterangan yang berbeda, tidak masuk akal dan sebagainya. Keterangan (tak masuk akal itu) saksi-saksi banyak, banyak kan 23 orang diajak bicarakan, tidak sendiri," ungkapnya.
(san)
Berita Terkait
Profil Aryanto Sutadi,...
Profil Aryanto Sutadi, Purnawirawan Polri yang Sempat Maju Capim KPK
Polri Rekomendasikan...
Polri Rekomendasikan 4 Pati Seleksi Capim dan Dewas KPK
Pernyataan Lengkap Brigjen...
Pernyataan Lengkap Brigjen Endar Priantoro Usai Dicopot dari Direktur Penyelidikan KPK
Polri Siapkan Posisi...
Polri Siapkan Posisi untuk 57 Mantan Pegawai KPK
Firli Bahuri Lantik...
Firli Bahuri Lantik 2 Deputi KPK, Salah Satunya Jenderal Polisi
9 Kapolda Setahun Lebih...
9 Kapolda Setahun Lebih Menjabat, Ada Eks Deputi Penindakan KPK hingga Mantan Ajudan Jokowi
Berita Terkini
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Infografis
Jadwal dan Rute Ganjil...
Jadwal dan Rute Ganjil Genap di Jakarta 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved