H+2 Idhul Adha, tiket KA tujuan Jakarta ludes
Senin, 15 Oktober 2012 - 15:09 WIB
H+2 Idhul Adha, tiket KA tujuan Jakarta ludes
A
A
A
Sindonews.com - Tiket kereta api tujuan Yogyakarta-Jakarta pada Minggu (28/10/2012) mendatang sudah ludes terjual. Tidak ada tiket yang tersisa di semua kelas. Sedangkan untuk hari-hari sebelumnya masih banyak tersedia.
"Sebelum Idhul Adha masih banyak tersedia untuk kelas komersial, tapi untuk keberangkatan Minggu (28/10/2012) jurusan Jakarta sudah habis," jelas Kepala Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto, Senin (15/10/2012).
Menurut Eko, PT KAI sudah mengantisipasi adanya lonjakan tiket ini. Namun untuk penambahan kereta belum ada kepastian, baik untuk Idhul Adha maupun Natal dan tahun baru.
Sebab hingga kini tiket masih banyak tersedia. Hanya saja tingkat okupansi cenderung meningkat. "Kebetulan pada Idhul Adha merupakan long week end, jadi banyak yang mudik," tuturnya.
Guna mengantisipasi habisnya tiket, eko menyarankan kepada calon penumpang untuk memesan terlebih dulu. Tiket bisa diperoleh dengan system online mulai H-90 keberangkatan. Pemesanan ini diharapkan sesuai dengan identitas.
Sebab jika terbukti ada tiket yang tidak sesuai akan hangus. "Itu untuk menghindari praktik calo," pungkas Eko.
"Sebelum Idhul Adha masih banyak tersedia untuk kelas komersial, tapi untuk keberangkatan Minggu (28/10/2012) jurusan Jakarta sudah habis," jelas Kepala Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto, Senin (15/10/2012).
Menurut Eko, PT KAI sudah mengantisipasi adanya lonjakan tiket ini. Namun untuk penambahan kereta belum ada kepastian, baik untuk Idhul Adha maupun Natal dan tahun baru.
Sebab hingga kini tiket masih banyak tersedia. Hanya saja tingkat okupansi cenderung meningkat. "Kebetulan pada Idhul Adha merupakan long week end, jadi banyak yang mudik," tuturnya.
Guna mengantisipasi habisnya tiket, eko menyarankan kepada calon penumpang untuk memesan terlebih dulu. Tiket bisa diperoleh dengan system online mulai H-90 keberangkatan. Pemesanan ini diharapkan sesuai dengan identitas.
Sebab jika terbukti ada tiket yang tidak sesuai akan hangus. "Itu untuk menghindari praktik calo," pungkas Eko.
(mhd)